Porprov Digelar Tiap 2 Tahun?

oleh -229 views

BALIKPAPAN – Rombongan KONI Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor KONI Balikpapan di Jalan Telaga Sari, Selasa (25/8) siang. Pertemuan yang dipimpin langsung Ketua Umum H Anderiy ini disambut hangat oleh Ketua KONI Balikpapan, Gasali, beserta jajaran pengurus.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak berdiskusi mengenai sejumlah topik penting, mulai dari penggunaan dana hibah hingga persiapan pelaksanaan Porprov Kaltim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.

Salah satu hal yang mendapat sorotan positif dalam pertemuan ini adalah kesiapan KONI Balikpapan yang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk mendukung kontingennya tampil di Porprov mendatang. Langkah ini dinilai patut diapresiasi, terlebih di tengah kondisi fiskal sejumlah daerah lain yang masih menimbang-nimbang keikutsertaan mereka.

“Saya mengapresiasi kepada KONI dan Dispora Balikpapan yang sudah mengusulkan anggaran untuk kontingennya, di saat beberapa kabupaten kota lainnya masih ragu untuk ikut serta dalam Porprov nanti karena kondisi fiskal daerahnya,” ujar Anderiy.

Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Balikpapan Gasali turut menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Porprov nanti dapat mengakomodir 64 cabang olahraga (cabor) yang telah melalui babak kualifikasi.

“Saya mendapat info cabor yang dipertandingkan nanti ada kemungkinan kurang dari 64, wah kalau begitu kasihan atlet yang sudah berjuang di babak kualifikasi,” ujarnya.

Ia berharap KONI Kaltim dapat menyampaikan aspirasi ini kepada Panitia Besar (PB) Porprov, agar seluruh cabor yang telah berjuang di babak kualifikasi tetap mendapat kesempatan untuk bertanding.

Baginya, mengorbankan sebagian cabor sama saja dengan mengkhianati keringat para atlet yang telah berjuang mati-matian di babak kualifikasi. Ia pun meminta KONI Kaltim untuk turut memperjuangkan aspirasi ini kepada Panitia Besar (PB) Porprov, sekalipun harus mengorbankan sejumlah nomor pertandingan.

Selain membahas soal cabor, KONI Balikpapan juga menyambut baik wacana KONI Kaltim untuk mengubah regulasi pelaksanaan Porprov agar digelar setiap dua tahun sekali. Menurut Gasali, langkah ini berpotensi memacu pembinaan olahraga di daerah secara lebih berkesinambungan.

Bahkan, KONI Balikpapan menyatakan kesiapannya untuk turut diajukan sebagai tuan rumah pelaksanaan Porprov ke depan, dengan mempertimbangkan kelengkapan fasilitas olahraga yang telah dimiliki saat ini.

Menanggapi masukan tersebut, Ketua KONI Kaltim H Anderiy yang didampingi Sekretaris KONI Kaltim Abdul Muis dan Bendahara Umum Siti Astridya menjelaskan bahwa usulan mengenai 64 cabor sebenarnya telah disampaikan pihaknya sejak jauh-jauh hari.

“Sebenarnya masukan ini sudah kita sampaikan jauh-jauh hari, tapi melihat kondisi anggaran pelaksanaan, kita juga harus bijak menyikapi kondisi yang dirasakan oleh provinsi lain. Keresahan yang dirasakan panitia terkait kekuatan anggaran untuk pelaksanaan juga perlu kita pahami,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa masukan dari KONI Balikpapan akan menjadi bahan pertimbangan serius yang bakal disampaikan kembali dalam rapat bersama PB Porprov, Rabu ini.

Lebih lanjut, Anderiy menyampaikan bahwa tantangan penyesuaian anggaran ini turut dirasakan berbagai provinsi di Indonesia. Berdasarkan informasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, sejumlah provinsi bahkan harus menunda pelaksanaan Porprov mereka.

“Kita wajib bersyukur di Kaltim masih bisa terlaksana akhir tahun nanti,” tandasnya.

Anderiy turut menyampaikan harapannya agar KONI Balikpapan dapat mendukung gagasan pelaksanaan Porprov dua tahun sekali yang digelar serentak di dua kota berdekatan dengan fasilitas olahraga memadai. Menurutnya, skema ini akan lebih efisien karena memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia, sehingga kabupaten/kota tidak perlu lagi membangun fasilitas baru.

“Porprov dua tahun sekali bisa jadi lebih hemat karena diselenggarakan di dua kota sekaligus, dan olahraga daerah terpacu. Para atlet muda akan semakin berlatih keras, dan akan banyak lahir atlet-atlet potensial. Regenerasi pun akan berjalan terus dan tidak akan berhenti,” paparnya.

“Kami mohon dukungannya karena usulan program ini akan dibawa ke Gubernur, yang mempunyai keputusan terkait pelaksanaan Porprov,” pungkas Anderiy.

Di akhir kunjungan, Anderiy juga mengingatkan KONI Balikpapan untuk senantiasa menjaga transparansi dan tertib administrasi dalam penggunaan dana hibah, sekaligus mengapresiasi langkah KONI Balikpapan yang telah menggandeng pihak ketiga sebagai mitra dalam pembinaan atlet-atlet muda di Kota Minyak. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.