Pemkab Berau Minta BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca

oleh -151 views
Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Kalimarau pada Kamis (27/8/2026) sekaligus meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperpanjang durasi operasi hujan buatan tersebut. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah sigap dalam memaksimalkan upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Kalimarau pada Kamis (27/8/2026) sekaligus meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperpanjang durasi operasi hujan buatan tersebut.

Langkah ini diambil Pemkab Berau mengingat alokasi garam untuk penyemaian awan masih sangat memadai. Dari total 10 ton garam yang disiapkan BNPB, baru sekitar 4 ton yang berhasil disemai di langit Berau.

“Curah hujan di wilayah Berau saat ini belum merata dan masih berada di titik-titik tertentu. Mengingat skema operasional awal hanya berlangsung lima hari dan memasuki hari terakhir, Pemkab Berau berharap BNPB dapat memperpanjang masa operasi OMC agar penanganan karhutla lebih maksimal,” ujar Wabup Gamalis.
Kar

Dalam tinjauan tersebut, Wabup mendapatkan penjelasan teknis dari tim lapangan terkait tantangan penyemaian. Penerbangan (sorti) umumnya dilakukan siang hingga sore hari saat bibit awan mulai terbentuk sempurna. Selain itu, pergerakan awan aktif yang cenderung mengarah ke wilayah pegunungan Kelay menjadi tantangan tersendiri dalam membasahi area dataran dan pesisir.

Pemkab Berau terus berkoordinasi erat dengan BNPB dan BMKG agar perpanjangan operasi ini dapat disetujui, sehingga potensi pembentukan awan hujan dapat dimanfaatkan secara optimal demi menjaga keamanan wilayah Bumi Batiwakkal dari ancaman Karhutla.

(adv/pem26*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.