Cadangan Pangan Aman Hingga Akhir Tahun, Dinas Pangan Berau Gulirkan Program Inovatif

oleh -29 views
Sekretaris Dinas Pangan Berau, Dewi Rosita. foto dok Diskominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pangan memastikan ketersediaan cadangan pangan daerah berada dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini menjadi angin segar di tengah ancaman kemarau panjang dan dampak kabut asap yang melanda wilayah Bumi Batiwakkal.

Sekretaris Dinas Pangan Berau, Dewi Rosita, menjelaskan bahwa ketahanan pangan daerah saat ini ditopang oleh sisa cadangan pangan tahun sebelumnya sebanyak 41 ton, ditambah rencana pengadaan pangan baru pada tahun ini.

“Meskipun cuaca ekstrem berdampak pada sektor hortikultura, peternakan, serta produksi padi dan sayur akibat keterbatasan air, kami memastikan ketersediaan pangan di Berau tetap terjaga hingga akhir tahun nanti,” ungkap Dewi.

Guna mengantisipasi potensi krisis pangan, Dinas Pangan Berau telah memetakan berbagai langkah strategis yang menjangkau seluruh kawasan, mulai dari wilayah perkotaan, pesisir, hingga pedalaman.

Program Strategis Ketahanan Pangan Berau:

Pemerataan Distribusi: Membentuk tim rutin untuk menyalurkan logistik ke daerah rawan pangan di pedalaman dan pesisir.

Gerakan Pangan Murah (GPM): Telah terealisasi sebanyak 17 kali untuk menjaga keterjangkauan harga komoditas pokok di masyarakat.

Bantuan Bencana & Gagal Panen: Menyalurkan paket bantuan pangan berupa beras, minyak goreng, dan telur bagi warga terdampak bencana serta petani yang mengalami gagal panen.

Kampanye Stop Boros Pangan: Edukasi konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta imbauan belanja bijak ke sekolah, hotel, rumah makan, dan masyarakat.

Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Berau juga meluncurkan program berkelanjutan untuk mencetak generasi penerus di sektor pertanian melalui inovasi penanaman modern.

“Kami menghadirkan inovasi Petarung Pangan yang menyasar Milenial dan Generasi Z. Program ini mengedukasi generasi muda untuk bertani komoditas hortikultura menggunakan teknik hidroponik yang efisien air, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru dan regenerasi petani di Berau,” pungkasnya.

(adv/kom26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.