Pastikan Faskes Siaga Siang-Malam Hadapi Kabut Asap, Wabup Gamalis Sidak Dua Puskesmas

oleh -41 views
Wabup Gamalis di Puskesmas Bugis. foto dok Diskominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bergerak cepat mengantisipasi dampak buruk meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan warga. Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, turun langsung memastikan kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) dalam merespons lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan kabut asap. Dua titik pelayanan utama, yakni Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Kampung Bugis, menjadi sasaran peninjauan langsung Wabup Gamalis pada Kamis (3/9/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, serta penanganan pasien berjalan optimal di tengah penurunan kualitas udara.Dalam peninjauan tersebut, Gamalis mengungkapkan bahwa ancaman kabut asap telah memicu lonjakan kasus pernapasan secara tajam. Data Dinas Kesehatan menunjukkan grafik ISPA melonjak drastis, hingga kini menempati urutan kedua penyakit terbanyak yang ditangani puskesmas.

“Trennya naik hingga tiga kali lipat sejak Juni, Juli, Agustus, hingga awal September ini. Dari yang tadinya di posisi 8 atau 9, sekarang ISPA naik ke peringkat kedua setelah hipertensi,” ungkap Gamalis di sela-sela peninjauan.Kondisi ini kian mengkhawatirkan menyusul ditemukannya kadar partikulat berbahaya ($PM2.5$) di dalam ruangan yang telah melampaui ambang batas normal hingga hampir tiga kali lipat.

Gamalis menegaskan, partikel mikroskopis ini sangat berbahaya karena dapat menembus sistem pertahanan alami hidung dan langsung masuk ke paru-paru.Guna mencegah dampak kesehatan yang lebih parah, Pemkab Berau menginstruksikan seluruh jajaran faskes untuk memperketat kesiapsiagaan. Di saat yang sama, masyarakat diimbau untuk kembali mendisiplinkan protokol kesehatan mandiri.

Langkah Antisipasi Warga Hadapi Kabut Asap:Gunakan Masker:

Wajib menggenakan masker saat harus keluar rumah untuk menyaring partikel halus $PM2.5$.

Kurangi Aktivitas Luar: Membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan.Proteksi Kelompok Rentan: Memberikan perlindungan ekstra kepada anak-anak, lansia, serta penderita asma dan alergi.

Kondisi lapangan di Puskesmas Tanjung Redeb membenarkan adanya lonjakan tersebut. Dokter Umum Puskesmas Tanjung Redeb, dr. Nina Damayanti, mencatat jumlah pasien ISPA melonjak drastis dari 190 pasien pada Juli menjadi sekitar 300 pasien hingga awal September, dengan dominasi pasien anak-anak.

Melalui aksi siaga ini, Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal kesehatan masyarakat di tengah ancaman bencana asap. Selain memastikan layanan medis berjalan maksimal, Pemkab Berau mengimbau warga untuk bersama-sama mencegah timbulnya titik api baru dan segera melapor jika menemukan potensi karhutla di sekitarnya.

(adv/pem26*/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.