Dampak Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Disbudpar Berau Perketat Keselamatan Destinasi Wisata

oleh -41 views
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa,

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Fenomena cuaca ekstrem dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Berau memberikan tantangan tersendiri bagi sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau bergerak aktif memantau kondisi lapangan guna memastikan keamanan destinasi serta keselamatan para wisatawan.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, membenarkan bahwa kondisi cuaca buruk dan kabut asap memicu penurunan angka kunjungan wisatawan ke destinasi unggulan di Bumi Batiwakkal.

“Melihat pengaruh cuaca dan kondisi udara saat ini, dampaknya memang membuat tingkat kunjungan sedikit berkurang karena sebagian calon wisatawan memilih mengurungkan niat berkunjung,” ujar Yudha.

Guna memprioritaskan faktor keselamatan, Pemkab Berau mengambil langkah tegas dengan menyesuaikan sejumlah agenda pariwisata serta menutup sementara titik wisata yang rawan.

Langkah Antisipasi Disbudpar Berau di Sektor Pariwisata:

Penutupan Destinasi Rawan: Menutup sementara sejumlah objek wisata alam di kawasan Kecamatan Kelay dan Segah akibat potensi bahaya cuaca dan asap.

Penyesuaian Agenda Event: Menunda pelaksanaan kegiatan berskala besar seperti Bupati Berau Independent Run demi keselamatan peserta luar daerah.

Penyelamatan Aset Hayati: Evakuasi koleksi tanaman di Taman Hutan Anggrek Tubaan ke lokasi aman untuk memitigasi risiko kebakaran.

Pengawasan Kawasan Konservasi: Memperketat pantauan di objek wisata berbasis alam, termasuk kawasan Si Gending di Kecamatan Biduk-Biduk.

Yudha menegaskan bahwa langkah protektif ini sangat krusial mengingat sebagian besar destinasi pariwisata Berau berkonsep alam terbuka yang bersinggungan langsung dengan kawasan hutan.

Disbudpar Berau terus berkoordinasi intensif dengan para pengelola destinasi dan satgas penanggulangan bencana di lapangan. Pemkab Berau berkomitmen untuk segera memulihkan aktivitas pariwisata daerah secara optimal begitu kondisi kualitas udara dan cuaca kembali kondusif.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.