Target Produksi 2026 Terancam Kemarau, DTPHP Berau Salurkan Pompa dan Terjunkan Drone Hama

oleh -31 views
Kepala DTPHP Berau,Lita Handini

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Musim kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Berau memicu ancaman serius bagi sektor pertanian lokal. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau mengambil langkah tanggap darurat guna mendampingi para petani mempertahankan hasil panen.

Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengungkapkan bahwa cuaca panas terik dan angin kencang berimbas langsung pada penurunan produktivitas tiga komoditas utama, yakni padi, jagung, dan cabai.

“Kondisi ini berpotensi memicu penurunan pencapaian target produksi pertanian Berau pada 2026. Karena itu, kami merespons cepat dengan menyalurkan bantuan teknis dan teknologi ke wilayah terdampak,” ujar Lita.

Sebagai bentuk penanganan langsung, DTPHP membagikan sarana pompa air serta mendayagunakan teknologi modern untuk memitigasi dampak kekeringan dan serangan hama di kawasan sentra pertanian.

Langkah Konkret DTPHP Berau Hadapi Kemarau:

Alokasi Pompa Air: Membantu penyedotan air dari sumber terdekat bagi lahan pertanian yang sistem irigasinya lumpuh total.

Penyemprotan via Drone: Memanfaatkan teknologi drone untuk pembasmian hama secara presisi, cepat, dan efektif di kawasan Dumaring, Semurut, Buyung-Buyung, hingga Labanan.

Tim Respons Cepat: Menerjunkan petugas ke lapangan berdasarkan laporan dini dari kelompok tani.

Lita mengimbau para petani untuk tetap merawat tanaman yang tersisa melalui metode penyiraman yang efisien serta aktif melaporkan kemunculan hama agar dapat segera ditangani secara terukur.

Dampak dari cuaca ekstrem ini juga memaksa terjadinya penyesuaian kalender tanam daerah. Agenda penanaman yang semula dijadwalkan pada Agustus dan September terpaksa diundur ke Oktober atau November, yang secara otomatis memundurkan jadwal panen raya berikutnya ke tahun 2027.

Melalui pendampingan teknologi dan bantuan sarana ini, Pemkab Berau berkomitmen untuk terus mengawal ketahanan pangan daerah serta meringankan beban para petani di tengah cuaca ekstrem.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.