Tingkatkan Kapasitas Usaha Lokal, Diskoperindag Berau Sentralisasi Produksi Terasi di Buyung-Buyung

oleh -18 views
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau mengoptimalkan keberadaan Rumah Terasi di Kampung Buyung-Buyung sebagai sentra produksi terpadu. Langkah ini diambil guna meningkatkan efisiensi, standar kualitas, serta kapasitas pemasaran komoditas olahan perikanan lokal.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas ini bertujuan mengonsolidasikan para perajin terasi yang selama ini masih beroperasi secara mandiri dalam kelompok-kelompok skala kecil.

“Saat ini produksi terasi masih berjalan dalam kelompok kecil. Melalui Rumah Terasi, kami ingin memfasilitasi agar proses produksi hingga pemasaran menjadi lebih terstruktur,” ujar Eva.

Pusat produksi terpadu ini diproyeksikan memberikan multiplier effect bagi perekonomian pesisir, seperti keterukuran volume produksi tahunan, standarisasi mutu, hingga jangkauan pasar yang lebih terarah.

Manfaat Utama Pengoptimalan Rumah Terasi:

Pemasaran Terarah: Memudahkan penetrasi pasar secara kolektif dengan volume pasokan yang stabil.

Standarisasi Produk: Meningkatkan kontrol kualitas dan higienitas hasil olahan terasi.

Sentra Inklusif: Menjadi hub produksi bersama bagi perajin di Kampung Buyung-Buyung maupun kampung-kampung pesisir sekitarnya, termasuk kawasan seberang di Kecamatan Pulau Derawan.

Eva menambahkan, penguatan sentra ini dirancang inklusif agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh para pelaku usaha mikro pesisir.

Melalui program sentralisasi ini, Pemkab Berau berkomitmen terus mendampingi penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi daerah demi mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.