Pemanfaatan FABA Mulai Dilirik, Pemkab Berau Proyeksikan Beton Ramah Lingkungan

oleh -123 views
Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau Andi Marewangeng

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA) atau limbah abu batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dinilai memiliki potensi besar untuk menekan biaya konstruksi sekaligus menghasilkan beton ramah lingkungan (Green Building). Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marawangeng.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian, FABA dapat diformulasikan sebagai bahan campuran guna mengurangi penggunaan semen murni hingga 40 persen.

“Satu ton semen yang diproduksi secara normal dapat menghasilkan pencemaran udara hingga satu ton. Dengan mencampurkan fly ash sebanyak 40 persen, kebutuhan semen berkurang dan pencemaran udara otomatis bisa ditekan hingga 40 persen. Ini bisa menjadi semen ramah lingkungan,” ujar Andi.

Pengujian material tersebut telah menghasilkan Self Compacting Concrete (SCC) atau beton yang dapat memadat sendiri. Tingkat kekerasannya setara hingga melampaui beton mutu menengah ke atas, bergantung pada modifikasi campuran (job mix design dan job mix formula).

Selain memberikan dampak positif terhadap lingkungan, skema pemanfaatan limbah ini diyakini berpotensi menurunkan harga semen secara signifikan.

“Karena menggunakan bahan limbah, harga semen dari formulasi ini bisa ditekan dan harganya turun hingga 40 persen dibandingkan semen murni,” jelasnya.

Pemkab Berau mengupayakan agar limbah dari PLTU dapat dialokasikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk dimanfaatkan kembali sebagai campuran bahan bangunan. Meski demikian, penerapannya masih menghadapi kendala regulasi karena FABA saat ini masih tergolong limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

“Kendalanya saat ini limbah tersebut masih dikategorikan bahan B3. Jika regulasi sudah memperbolehkan untuk digunakan, insyaallah ini bisa langsung diaplikasikan di daerah,” pungkasnya.

(adv/pem26*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.