BBM Masih Langka di Berau, DPRD Pertanyakan Efektivitas Depot Jobber

oleh -805 views
Antrian BBM

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Keberadaan depot pengisian (jobber) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Berau yang digadang-gadang menjadi solusi krisis energi daerah dinilai belum efektif. Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menyoroti klaim Pertamina yang sebelumnya menyebut jarak tempuh pasokan dari Balikpapan atau Tarakan sebagai pemicu utama kelangkaan.

“Dulu alasan kelangkaan karena jalur transportasi dari Balikpapan atau Tarakan terlalu jauh, sehingga dibangun jobber di Berau. Namun kenapa saat ini kelangkaan masih terus terjadi? Ini yang perlu kita pelajari,” ujar Thamrin.

Selain keterlambatan armada angkut, kelangkaan disinyalir dipicu oleh pemotongan kuota serta maraknya aksi pengeretan BBM yang dialirkan ke luar wilayah Berau. Thamrin juga mempertanyakan efektivitas sistem pembatasan barcode di SPBU yang belum mampu menekan praktik spekulasi.

Dampak kelangkaan ini dinilai kian meresahkan, terutama bagi nelayan di wilayah pesisir dan kepulauan yang kesulitan melaut akibat jatah BBM yang diterima berada di bawah kuota rekomendasi Dinas Perikanan.

“Rekomendasi dari Dinas Perikanan seharusnya jadi dasar bagi Pertamina untuk menentukan kuota kelompok nelayan. Namun pasokan yang diterima sampai sekarang masih jauh dari standar kebutuhan,” tegasnya.

DPRD Berau mendesak Pemkab Berau bersama Pertamina segera melakukan audit dan penghitungan ulang rasio kebutuhan riil BBM jenis Solar, Pertalite, maupun Pertamax agar hak energi masyarakat serta nelayan lokal terjamin.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.