Radar Senyap Kesehatan Warga di Tengah Kepungan Asap Berau

oleh -79 views
Tim surveilans bergerak intensif memanfaatkan teknologi pemantauan digital sekaligus penanganan langsung di lapangan. foto dok Diskominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Di balik pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau, tim surveilans Dinas Kesehatan dan puskesmas terus siaga memantau tren kesehatan masyarakat. Petugas kesehatan lingkungan ini menjadi garda terdepan untuk mencegah gelombang penyakit akibat kemarau panjang dan pencemaran udara.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, menyebutkan polusi asap sudah terlihat jelas mengepung kawasan perkotaan. Situasi yang memburuk tersebut melahirkan kebijakan tanggap darurat melalui koordinasi lintas sektor bersama Dinas Pendidikan, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran, termasuk pemberlakuan Belajar dari Rumah (BDR) bagi para siswa.

Guna menekan dampak buruk paparan kabut asap, tim surveilans bergerak intensif memanfaatkan teknologi pemantauan digital sekaligus penanganan langsung di lapangan:

Pemantauan Real-Time SKDR: Menggunakan aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) untuk mendeteksi potensi lonjakan kasus Infeksi
Saluran Pernapasan Akut (ISPA) setiap hari.

Inspeksi Kualitas Udara: Petugas kesehatan lingkungan membawa alat pemantau khusus ke ruang-ruang tertutup warga guna memastikan kondisi udara dalam ruangan tetap aman.

Langkah Mitigasi Cepat: Hasil pemetaan data SKDR dipakai untuk menentukan respons medis serta distribusi bantuan kesehatan secara tepat sasaran.

Melalui integrasi pemantauan digital dan uji sampel udara langsung, Dinas Kesehatan Berau berupaya menahan laju penyebaran ISPA serta menjaga keselamatan warga selama masa darurat karhutla.

(adv/kom26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.