Nyanyian Harmoni di Bumi Batiwakkal Ragam Budaya Nusantara Berpadu di Berau

oleh -337 views
Sendratari kolosal pada Hari Jadi Berau, garapan seniman lokal Erson Susanto. foto Prokopim

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Di bawah langit Kabupaten Berau, denyut nadi tradisi berdetak semakin kencang. Gemuruh tetabuhan dan liukan penari Sendratari kolosal yang memukau pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau 2026 bukanlah sekadar tontonan semata, melainkan sebuah manifesto hidup bahwa akar budaya lokal dan Nusantara tetap kokoh bertengger di tanah Berau.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, di bawah komando Yudha Budisantosa, membuktikan bahwa komitmen melestarikan warisan leluhur bukanlah wacana kosong. Panggung-panggung perayaan kini disulap menjadi ruang sakral tempat bertemunya kreativitas para seniman lokal.

Merawat Tradisi, Menghidupkan Sanggar Lokal
Bagi Disbudpar Berau, pelestarian seni tradisional adalah sebuah panggilan jiwa sekaligus tanggung jawab moral. Pembinaan tidak berjalan setengah-setengah. Melalui pendekatan berkelanjutan, berbagai kelompok dan sanggar seni—seperti Sanggar Bulpatung hingga komunitas seni akar rumput lainnya—dirangkul erat.

Langkah nyata ini dilakukan agar para seniman lokal tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, melainkan aktor utama yang siap meramaikan berbagai ajang bergengsi, termasuk festival tari masa depan.


Pelangi Nusantara di Tanah Multikultural

Keindahan Berau terletak pada mozaik masyarakatnya yang majemuk. Menyadari hal tersebut, Disbudpar Berau membuka pintu seluas-luasnya tanpa sekat. Seni dan budaya dari luar daerah yang tumbuh subur di tengah masyarakat multikultural—mulai dari megahnya Kuda Lumping, keanggunan tarian Jawa, hingga dinamika tarian khas Sulawesi—mendapatkan tempat yang setara.

“Prinsipnya, seluruh masyarakat yang memiliki inisiatif melestarikan budaya merupakan bagian dari jangkauan pembinaan Disbudpar. Berau dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku. Ini adalah bagian dari budaya Nusantara yang wajib kita lestarikan,” tutur Yudha penuh antusias.


Menyongsong Panggung Raya: Festival Lintas Etnis

Sebagai wujud nyata kecintaan terhadap kebinekaan, Disbudpar Berau telah menyiapkan deretan agenda strategis. Rencana besar digulirkan melalui perhelatan festival lintas etnis serta optimalisasi ajang tahunan yang paling dinanti, Berau Etnis Carnival.

Di panggung-panggung inilah nantinya identitas budaya lokal Berau akan tetap berdiri megah sebagai primadona utama, berdampingan secara harmonis dengan warna-warni budaya Nusantara. Sebab di Berau, keberagaman bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan benang emas yang merajut persatuan dalam seni.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.