Gagal Digelar, Stok Ikan Manutung Jukut 2026 Dialihkan untuk Warga Rawan Pangan dan Stunting

oleh -20 views
Irau manutung jukut . foto dok Dimensinews.id

TANJUNG REDEB — Batalnya tradisi pesta makan ikan Manutung Jukut 2026 dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Berau tidak membuat stok ikan yang telah disiapkan terbuang sia-sia. Dinas Perikanan (Diskan) Berau memutuskan untuk mengalihkan ribuan kilogram ikan tersebut kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 4 hingga 5 ton ikan dari hasil pengadaan dinas. Namun, karena jumlahnya terbatas, bantuan tersebut tidak dapat dibagikan secara merata ke seluruh wilayah.

“Stok yang kami beli berkisar 4 sampai 5 ton, jadi tidak memungkinkan untuk membagikannya secara merata ke 13 kecamatan. Bahkan, untuk kawasan Kecamatan Tanjung Redeb saja tidak cukup. Jadi penyalurannya akan berfokus pada wilayah berskala prioritas,” ujar Majid, Senin (21/9/2026).

Majid menegaskan, pembagian ikan gratis ini berbeda dengan program pasar ikan murah yang rutin digelar setiap bulan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sambaliung. Aksi sosial ini murni bentuk pengalihan alokasi dari batalnya agenda Manutung Jukut.

Agar penyaluran tepat sasaran, Diskan Berau akan menggandeng Dinas Pangan untuk memetakan wilayah prioritas. Sasaran utamanya meliputi daerah rawan pangan, kawasan dengan tingkat konsumsi ikan yang masih rendah, serta wilayah dengan angka prevalensi stunting yang masih tinggi.

Kendati demikian, aksi sosial ini masih menemui kendala teknis. Penyaluran belum dapat langsung dilakukan karena terbentur anggaran operasional pengiriman, seperti bahan bakar minyak (BBM) dan armada logistik, yang sebelumnya memang tidak dialokasikan untuk biaya distribusi Manutung Jukut.

“Mengirim ikan ke lokasi sasaran tentu memerlukan biaya operasional dan BBM. Pos anggaran ini belum ada di belanja kami, sehingga kami mengusulkan pergeseran dana melalui Anggaran Perubahan. Bagaimana pun kita jalani perlahan, mengingat sisa waktu tinggal tiga bulan lagi,” pungkasnya.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.