Sinkronisasi PORPROV VIII Kaltim 2026, Venue Paser Dikebut Rampung Oktober

oleh -30 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS — Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VIII Kalimantan Timur 2026 memasuki fase krusial. Dengan waktu pelaksanaan tinggal kurang dari dua bulan, kesiapan venue dan koordinasi teknis penyelenggaraan di Kabupaten Paser menjadi perhatian utama.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim menggelar Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan PORPROV VIII Kaltim 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (24/9/2026). Rapat tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait untuk memastikan pembagian kewenangan, kesiapan teknis, serta kebutuhan operasional penyelenggaraan multieven olahraga empat tahunan tersebut.

PORPROV VIII Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 14-27 November 2026. Namun, sejumlah cabang olahraga (cabor) dijadwalkan mulai bertanding sebelum pembukaan resmi.

Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengingatkan agar persoalan kesiapan venue tidak dianggap sepele. Menurut dia, seluruh venue pertandingan harus sudah dapat digunakan pada awal November.

“Venue pertandingan harus bisa digunakan mulai awal November nanti, jangan sampai belum siap waktunya mepet,” tegas Rasman.

Selain venue, Rasman menyoroti pembagian tugas operasional di internal PB PORPROV. Menurut dia, pembagian kewenangan antarb idang perlu segera diperjelas agar tidak menimbulkan persoalan saat pelaksanaan.

Ia juga menyampaikan adanya penyesuaian skema honorarium kepanitiaan. Berbeda dengan PORPROV sebelumnya, penganggaran honorarium kali ini mengacu pada Standar Satuan Harga (SSH).

Rasman juga mengingatkan bahwa jadwal pertandingan setiap cabor tidak otomatis dimulai bersamaan dengan seremoni pembukaan. Salah satunya cabor sepatu roda yang dijadwalkan mulai bertanding pada 2 November 2026.

“Pra-CDM melalui Zoom Meeting ini fungsinya untuk mitigasi venue yang belum siap, yang nanti akan kita bahas lebih detail di CDM langsung di Paser bulan depan,” ujar Rasman.

54 Venue Diklaim Siap

Dari Kabupaten Paser, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Abdi Permana, memastikan pekerjaan venue terus dikebut.

Ia menyebut sebanyak 54 venue telah siap digunakan, di luar venue untuk cabor yang memang tidak dipertandingkan di Paser.

Namun, masih terdapat sejumlah venue yang tingkat penyelesaiannya belum mencapai 100 persen.

“Memang ada venue yang masih 70 hingga 90 persen. Tapi saya pastikan Oktober selesai,” kata Abdi.

Pernyataan tersebut menjadi penting mengingat sebagian pertandingan dijadwalkan berlangsung sebelum pembukaan resmi PORPROV. Artinya, kesiapan venue tidak bisa hanya ditargetkan mendekati hari pembukaan, tetapi harus benar-benar siap sebelum pertandingan dimulai.

KONI Soroti Keterlambatan

Sementara itu, KONI Kaltim meminta persiapan tidak lagi berjalan lambat. Wakil Ketua I KONI Kaltim, Hendra RA, menilai tahapan persiapan pada fase awal telah mengalami keterlambatan sehingga perlu segera dikejar melalui Coordination Delegation Meeting (CDM).

Menurut Hendra, CDM perlu melibatkan seluruh unsur penting penyelenggaraan, mulai dari Technical Delegate (TD), perwakilan kontingen kabupaten/kota, Dispora, Tim Wasrah dan Keabsahan, hingga KONI Kaltim.

Ia juga mengusulkan agar CDM dilaksanakan langsung di Kabupaten Paser. Dengan demikian, rapat tidak hanya membahas persoalan administratif dan teknis, tetapi sekaligus menjadi momentum untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan venue.

“Intinya PB PORPROV yang harus bikin surat untuk mengundang kami. Jadi sekarang kami menunggu. Kapan PB PORPROV siap, kami langsung berangkat ke Paser beserta rombongan,” ujar Hendra.

Dengan jadwal pertandingan yang sudah mulai bergerak sejak awal November, percepatan koordinasi menjadi kebutuhan mendesak. Target penyelesaian venue pada Oktober sekaligus menjadi batas penting untuk memastikan tidak ada pekerjaan yang tertinggal ketika atlet dan kontingen mulai berdatangan ke Paser.

Rapat sinkronisasi tersebut pun menjadi bagian dari upaya mitigasi awal. Persoalannya kini bukan sekadar memastikan PORPROV VIII Kaltim memiliki venue, melainkan memastikan seluruh venue benar-benar layak, siap digunakan, dan memenuhi kebutuhan pertandingan tepat waktu. (rls/fnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.