Tutup Lomba Perahu Panjang 2026, Wabub Gamalis Tegaskan Pelestarian Budaya dan Semangat “Kaparais Bakula”

oleh -20 views
Pemenang pertama perahu panjang Naga Samudra dari Gunung Tabur mendapatkan hadiah 45 juta dari panitia penyelenggara. foto dok

TANJUNG REDEB — Semarak perayaan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb ditutup dengan meriah di Tepian Jalan Ahmad Yani (Sungai Segah), Minggu (27/9/2026). Ajang bergengsi Lomba Perahu Panjang 2026 yang diikuti oleh 18 peserta dari berbagai penjuru resmi berakhir setelah menyuguhkan persaingan ketat di lintasan air.

Penutupan acara tradisi tahunan ini dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Berau, H. Gamalis. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sultan Sambaliung Datu Amir, Sultan Gunung Tabur Adji Raden Muhammad Bakrun, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau, serta ribuan masyarakat yang memadati tepian sungai.


Ajang Pelestarian Budaya dan Filosofi “Kaprais Bakula”

Dalam sambutannya, Wabup Gamalis menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang menyukseskan acara meski di tengah tantangan cuaca ekstrem. Ia menegaskan bahwa perahu panjang bukan sekadar agenda hiburan atau perlombaan semata, melainkan bagian dari adat istiadat dan akar sejarah masyarakat Berau yang sejak dulu tumbuh di sepanjang bantaran sungai.

Lomba perahu panjang. foto Toni Arman Dimensinews.id

Lebih lanjut, Gamalis menekankan bahwa tradisi mendayung ini menjadi sarana ampuh untuk merawat kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan antarwarga di Bumi Batiwakkal.

“Alhamdulillah, di tengah situasi ini kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan. Perahu panjang ini sudah menjadi tradisi turun-temurun sejak zaman dahulu. Seperti ungkapan kita: Kaprais bakula, sama-sama orang Banuanta (semua bersaudara, sama-sama orang Banua),” ungkap Gamalis hangat.


Potensi Bahari dan Lahirnya Atlet Berprestasi

Tidak hanya bernilai budaya tinggi, Wabup Gamalis juga menyoroti potensi perairan dan sektor bahari Berau yang memiliki daya tarik luar biasa untuk dipromosikan ke kancah nasional hingga internasional. Terlebih, Kabupaten Berau juga memiliki kebanggaan tersendiri atas rekam jejak para atlet layarnya yang konsisten menorehkan prestasi gemilang.

Dalam perlombaan yang berlangsung sengit ini, tim Naga Samudra dari Gunung Tabur sukses mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1, disusul oleh Mambas Parrang dari Sambaliung sebagai Juara 2, dan Laksamana (Gunung Tabur) di posisi Juara 3. Sementara itu, posisi juara harapan diraih oleh Amuk Sissil (Harapan 1), Naga Balungsur dari Pegat Bukur (Harapan 2), serta Naga Samudra Atlantik dari Gunung Tabur (Harapan 3).

“Selamat kepada para pemenang. Teruslah bersemangat mengasah keahlian dan giat berlatih. Saya yakin atlet-atlet Berau mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas,” pesan Gamalis memberi semangat.

Di penghujung arahannya, Wabup Gamalis tak lupa mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul musim kemarau panjang yang masih melanda. Ia meminta warga berhati-hati terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta senantiasa menjaga kesehatan fisik di tengah kondisi lingkungan yang dinamis.

(adv/pem26*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.