Kesbangpol Berau Targetkan Tes Urine Seluruh Aparat Kampung Tuntas Oktober

oleh -35 views
Kepala Kesbangpol Berau, Salim

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau memperketat pengawasan terhadap peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat pemerintahan terkecil. Saat ini, Kesbangpol tengah menggeber pelaksanaan tes urine bagi seluruh kepala kampung dan aparat kampung di wilayah Kabupaten Berau.

Kepala Kesbangpol Berau, Salim, mengungkapkan bahwa rangkaian tes urine ini telah bergulir dan menyasar sejumlah wilayah.

“Saat ini kami sedang melaksanakan tes urine seluruh kampung. Prosesnya di daerah pesisir sudah, di Tanjung Batu juga sudah,” ujar Salim, Senin (28/9/2026).

Ia merinci, pelaksanaan tes urine selanjutnya akan menyasar wilayah Sambaliung dan Gunung Tabur pada awal Oktober. Kegiatan di Gunung Tabur nantinya akan digabung bersama Kecamatan Teluk Bayur, sebelum kemudian dilanjutkan ke wilayah pedalaman seperti Segah dan Kelay.

“Targetnya sampai akhir bulan Oktober seluruh kepala kampung dan aparat kampung sudah selesai dites urine,” tegasnya.

Salim menegaskan, langkah masif ini murni merupakan tindakan preventif demi memastikan para penyelenggara pemerintahan di tingkat kampung bersih dari penyalahgunaan barang haram tersebut.

“Ini untuk pencegahan saja dari kami,” tambahnya.

Sementara itu, menyinggung ihwal pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Berau, Salim menjelaskan bahwa kelembagaan tersebut belum berdiri secara utuh. Saat ini, operasional penanganan narkotika di daerah masih berjalan dalam kerangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurutnya, pembentukan BNNK Berau secara permanen masih menunggu mekanisme pelimpahan dari tingkat provinsi. Kendati demikian, Pemkab Berau telah menyiapkan langkah konkret terkait penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

“BNNK itu nanti setelah pelimpahan dari provinsi, baru kita membuat kantor permanen di Gunung Tabur. Lokasinya sudah ada, tinggal kita bangun saja nanti, mungkin setelah krisis anggaran membaik,” jelas Salim.

Meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran saat ini, Kesbangpol Berau memastikan fungsi pengawasan tidak kendur. Pihaknya berkomitmen untuk terus merangkul aparat penegak hukum guna memperketat pemantauan, khususnya di lingkungan aparatur pemerintahan kampung.

“Sekarang ini kan anggaran masih kurang, tetapi kami selalu melakukan pengawasan dan bekerja sama dengan Polres untuk mengawasi peredaran narkotika, terutama untuk aparat kita di kampung,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.