Kerajinan Rotan Dayak Basap: Identitas Budaya dan Produk Unggulan Teluk Sumbang yang Terus Dikembangkan

oleh -11 views
Kerajinan rotan di Teluk Sumbang. foto dok

BIDUK-BIDUK, DIMENSINEWS – Kerajinan anyaman rotan bukan sekadar komoditas ekonomi bagi masyarakat Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk. Lebih dari itu, rotan merupakan identitas penting kampung yang lahir dari keterampilan suku asli Dayak Basap serta sarat akan nilai budaya warisan leluhur.

Kepala Kampung Teluk Sumbang, Badri Husni Setiawan, menegaskan bahwa kerajinan rotan kini diintegrasikan langsung dengan sektor pariwisata yang tengah berkembang di Teluk Sumbang.

“Selain menjadi oleh-oleh khas Kampung Teluk Sumbang, proses pembuatan anyaman rotan ini kami jadikan paket wisata budaya. Wisatawan yang berkunjung tidak hanya bisa membeli, tetapi juga melihat langsung proses pembuatannya, bahkan belajar menganyam,” ujar Badri.

Mengenai peluang pasar luar negeri, Badri mengakui produk anyaman rotan Teluk Sumbang belum melakukan ekspor mandiri secara rutin. Hal ini terjadi karena permintaan pasar yang cukup besar belum sebanding dengan kapasitas produksi perajin lokal yang masih terbatas.

Meski demikian, dari segi kualitas dan keaslian, produk ini memiliki keunggulan tersendiri. Seluruh bahan baku diambil langsung dari kawasan hutan Kampung Teluk Sumbang, mulai dari batang rotan hingga pewarna alami yang memanfaatkan dedaunan hutan.

Guna memperkuat posisi anyaman rotan sebagai produk unggulan, Pemerintah Kampung Teluk Sumbang terus mendorong pengembangan dan promosi melalui sinergi dengan mitra kelembagaan, seperti Tim Penggerak PKK Kampung Teluk Sumbang.

“PKK Kampung Teluk Sumbang aktif membantu pemasaran dan pengenalan produk, baik di dalam maupun luar wilayah. Kami tidak hanya membawa produknya saat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, tetapi juga memboyong langsung para perajin untuk mendemonstrasikan pembuatan tas anyaman,” jelasnya.

Aksi nyata promosi tersebut akan ditunjukkan dalam ajang Berau Expo pada 16 hingga 25 Oktober mendatang. Para perajin anyaman rotan Teluk Sumbang dijadwalkan tampil memperagakan pembuatan tas anyaman secara langsung di stan Kecamatan Biduk-Biduk.

Tak hanya fokus pada promosi, pemerintah kampung berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas perajin melalui berbagai pelatihan teknis, mulai dari pengelolaan keuangan kelompok hingga perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) agar usaha kerajinan ini kian mandiri dan berkelanjutan.

(Ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.