Sambut Expo 2026, Diskoperindag Fokus Buka Layanan Publik Langsung

oleh -42 views
Layanan publik disediakan di stan Diskoperindag meliputi pengujian tera atau tera ulang untuk alat ukur dan timbangan kecil, pendaftaran sertifikasi halal, pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga fasilitas konsultasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) dan Kredit Usaha Rakyat/Kredit Melawan Rentenir.foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Gelaran Berau Expo 2026 resmi dibuka Bupati Berau, menyambut perhelatan akbar tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau mengambil langkah taktis dengan menghadirkan stan yang berfokus pada pelayanan publik interaktif serta pameran produk kerajinan daerah unggulan.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengungkapkan bahwa pada ajang Expo tahun ini, pihaknya sengaja mengarahkan partisipasi instansi pada pengoptimalan pelayanan langsung kepada masyarakat. Berbagai bentuk layanan perizinan dan pengujian yang selama ini dikelola oleh Diskoperindag dapat diakses secara praktis oleh para pengunjung di lokasi pameran.

“Yang pasti, Diskoperindag menampilkan pelayanan. Jadi pelayanan apa saja yang kami lakukan selama ini, itu yang kami tampilkan. Kami juga membuka pelayanan langsung di lokasi,” ujar Eva usai peresmian Expo.

Adapun ragam layanan publik yang disediakan di stan Diskoperindag meliputi pengujian tera atau tera ulang untuk alat ukur dan timbangan kecil, pendaftaran sertifikasi halal, pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga fasilitas konsultasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) dan Kredit Usaha Rakyat/Kredit Melawan Rentenir.

Eva mengajak masyarakat yang datang berkunjung untuk memanfaatkan momentum ini sembari menikmati hiburan rakyat. Warga dapat mengurus legalitas usaha maupun berkonsultasi seputar pengembangan bisnis secara gratis dan mudah di lokasi acara.

“Jadi masyarakat bisa datang sekalian rekreasi dan menikmati hiburan, sekaligus langsung mendapatkan pelayanan dari kami,” tambahnya.

Sementara itu, untuk sektor pameran produk UMKM dan kerajinan tangan, Diskoperindag membaginya ke dalam fokus area khusus. Hasil karya bernilai seni tinggi dari para perajin lokal binaan, seperti tenun khas daerah dan kerajinan anyaman rotan, dikonsentrasikan di stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang dijadwalkan tampil bergantian selama sepuluh hari penuh pelaksanaan Expo.

Eva juga menjelaskan adanya penyesuaian konsep awal stan menyusul aturan penataan dari pihak panitia penyelenggara. Semula, pihaknya berencana menampilkan demonstrasi langsung pembuatan produk oleh pelaku UMKM. Namun, karena adanya batasan terkait larangan penggunaan api dan aktivitas sejenis di area stan, konsep tersebut disesuaikan tanpa mengurangi kemeriahan pameran kerajinan.

Seluruh rangkaian pelayanan publik jemput bola serta pameran karya perajin binaan ini dipastikan akan beroperasi secara optimal selama sepuluh hari pelaksanaan Berau Expo 2026. Diskoperindag mengimbau masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini guna melengkapi legalitas usaha sekaligus mendukung produk lokal daerah.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.