Penting Merawat dan Menghidupkan Kembali Ikrar Bersejarah

oleh -1,976 views
Bupati Berau Sri Juniarsih memberikan penghargaan kepada pemuda pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 , Rabu pagi. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Rabu (28/10/2026). Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, upacara ini dipimpin Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Hadir mendampingi dalam upacara tersebut Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto beserta Wakil Ketua I dan II, Sultan Sambaliung Datu Amir, Sultan Gunung Tabur Adji Raden Muhammad Bakrun, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Berau membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir. Dalam amanatnya, Menpora menekankan pentingnya merawat dan menghidupkan kembali ikrar bersejarah yang dicetuskan para pemuda Indonesia pada 1928 silam, agar nilai persatuan tertanam kuat dalam karakter generasi penerus bangsa.


Bupati menegaskan, kemajuan sejati Indonesia tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, teknologi canggih, atau kekayaan material, melainkan bermula dari pembangunan karakter manusia.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia. Dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” ujar Bupati saat membacakan amanat Menpora RI.

Lebih lanjut, Bupati menjabarkan tiga fondasi utama yang harus dimiliki pemuda masa depan, yakni:

Patriotik: Mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Gigih: Pantang menyerah dalam menghadapi tantangan, tangguh saat menghadapi kegagalan, serta terus berjuang memberikan yang terbaik bagi daerah dan negara.

Berempati: Tidak hanya berfokus pada keberhasilan diri sendiri, tetapi juga peka dan peduli terhadap kesulitan sesama.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tambahnya.

Melalui momentum ini, Bupati Berau mengajak seluruh generasi muda untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, serta menjadi pemimpin yang siap melayani dan membantu sesama.

“Masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, melainkan sesuatu yang sedang kita bangun bersama hari ini. Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan,” pungkasnya.

Rangkaian upacara tersebut turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah pemuda serta anggota Pramuka berprestasi di Kabupaten Berau.

(adv/pem26*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.