Genjot Perikanan, Pemkab Berau Benahi PPI Sambaliung

oleh -62 views

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berkomitmen mengoptimalkan potensi sektor perikanan Bumi Batiwakkal. Fokus utama saat ini tertuju pada pembenahan infrastruktur penunjang, termasuk rencana peremajaan total Dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung yang dinilai butuh perhatian khusus.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, menjelaskan langkah taktis ini mendesak untuk diambil mengingat tingginya volume produksi harian. Aktivitas bongkar muat di PPI Sambaliung saja mampu menyentuh angka dua hingga tiga ton per hari. Jika diakumulasikan dalam 20 hari kerja aktif, fasilitas tersebut mengelola puluhan ton ikan setiap bulannya.

Pasokan tersebut bahkan belum termasuk perputaran di Pasar Sanggam Adjie Dilayas (PSAD). Pasar induk ini disokong oleh tiga agen besar, di mana satu agen saja mampu memasok hingga enam ton ikan per hari. Artinya, ada sekitar 20 ton ikan yang berputar di pasar tersebut setiap harinya.

“Per hari untuk PPI Sambaliung bisa sekitar dua hingga tiga ton per hari dikali dengan 20 hari aktif itu untuk yang di PPI Sambaliung sini saja. Karena kalau di pasar itu satu agen perhari itu dapat enam ton jadi ada disana tiga agen besar sekitar 20 ton,” urai Majid.

Kendati menyimpan potensi ekonomi yang melimpah, kondisi fisik Dermaga PPI Sambaliung saat ini masih menggunakan struktur bangunan lama berbahan kayu. Mengingat adanya peralihan kewenangan pengelolaan ke tingkat provinsi, Pemkab Berau bergerak aktif mengawal usulan renovasi ini ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Karena bangunan ini masih bangunan lama dan kewenangannya sekarang ada di provinsi, maka kita usulkan dan kita gedor ke Pak Gubernur untuk memperbaiki dermaga ini. Posisinya kan sekarang masih dermaga kayu, harapan kita kalau bisa dibeton agar lebih representatif dan kokoh,” ungkap Majid.

Bukan sekadar fokus pada infrastruktur, Diskan Berau juga tengah menggulirkan program Pasar Ikan Murah demi mendekatkan akses pangan bergizi ke masyarakat. Lewat program ini, pemerintah berharap dapat memecah konsentrasi pasar sekaligus menjamin warga memperoleh ikan segar dengan harga yang jauh lebih bersahabat.

Melalui perpaduan kokohnya infrastruktur dermaga di sisi hulu serta efisiensi distribusi pasar murah di sisi hilir, sektor perikanan Berau diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang semakin tangguh.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.