15 Ton Migor Curah Tiba, Pembelian Dibatasi 10 liter

oleh -1,193 views
Kepala Diskoperindag Berau, Salim dalam sidak ke pasar SAD bersama Bupati Berau, Sri Juniarsih, Senin lalu. (Helda Mildiana/Dimensinews)

TANJUNG REDEB.DIMENSINEWS—

Berbahagialah warga Berau terutama pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menegah)  yang sangat memerlukan migor, pasalnya sebanyak 15 ton minyak goreng curah dari Bontang telah tiba, Selasa (5/7/2022) lalu.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Salim menerangkan bahwa fihaknya memfasilitasi migor yang didistribusikan oleh PT Energi Usaha Persada ke Kabupaten Berau. Yang mana di Berau, di tampung oleh CV Bonang.

“Akan diserahkan ke 10 Kelurahan yang ada di Kabupaten Berau, yakni Kecamatan terdekat. Tanjung Redeb ,Sambaliung, Gunung Tabur dan Teluk Bayur,” paparnya.

Pembelian berdasarkan surat rekomendasi dari kelurahan,” masing masing teknisnya diserahkan ke mereka. Yang mana pembelian nya menggunakan Nomor Induk Kependudukan ( NIK).

 Harga dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET)  Rp 14 ribu perliter atau RP 15.500 kilogram.

Warga yang memilliki NIK hanya bisa membeli sekali, yakni maksimal 10 liter. Untuk pembeli umum saja, baik itu pelaku UMKM atau rumah tangga. Jika persediaan migor curah ini habis, maka akan didatangkan kembali.

Lurah Gayam Iskandar Zulkarnain, melayani masyarakat dalam pembelian migor curah. (Dok)

Sementara itu Iskandar Zulkainain  Lurah di Kelurahan Gayam menyatakan siap mentaati pendistribusian migor. Untuk di wilayah kelurahan Gayam, sebutnya jatah 1.000 liter dibag 14 RT, sehingga masing masing RT mendapatkan  70 liter.

Mekanisme distribusi, pelaku UMKM  meminta surat pengantar kepada ketua RT, kemudian ke kelurahan untuk mendapatkan rekomendasi dari kelurahan. “Kemudian rekom dibawa untuk pembelian pada agen yang sudah ditentukan oleh Diskoperindag dengan harga 14 ribu perliter,” papar Iskandar.

Migor curah, sebut Iskandar tidak ada di kantor Kelurahan, melainkan di gudang yang ditetapkan ooleh Diskoperindag. “Untuk di Kelurahan Gayam mulai kemarin sudah mengeluarkan rekom bagi mereka yang ingin membeli migor curah. Untuk UMKM sudah dikeluarkan 46 rekom, mereka beli ke lokasi agen,” papar iskandar.

Ditambahkn untuk dua hari ini , di kelurahan Gayam yang meminta rekom mayoritas adalah pelaku UMKM, yakni  pejual gorengan. Sementara dari rumah tangga hanya beberapa

Pola pendistribusian migor seperti ini lebih rapi dan belajar dari pengalaman sebelumnya. (hel/adv) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.