Sakirman Minta Diskoperindag dan Dekranasda Serius Branding Produk Lokal

oleh -337 views
Sakirman

TANJUNG REDEB,DIMENSINEWS – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, meminta seluruh instansi terkait untuk tidak hanya gencar pelatihan UMKM, tetapi juga komitmen menindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

Menurutnya, program pelatihan tanpa pendampingan dan strategi pemasaran hanyalah formalitas.

“Saya menekankan bahwa pelatihan dan pembinaan saja tidak cukup jika tidak diiringi tindak lanjut yang konkret,” tegasnya, Kamis (5/6/2025) kemarin.

Sakirman menyoroti perlunya sinergi antara Diskoperindag, Dekranasda, PKK, dan lembaga koperasi lainnya, agar pelaku UMKM memiliki wadah yang jelas dan terorganisir—mulai dari tempat penitipan produk, pendampingan usaha, hingga akses pasar.

“Jangan hanya pintar cetuskan ide saat rapat di hotel Jakarta, tapi tidak sampai pelaksanaan di lapangan,” sindirnya.

Ia juga menilai banyak pelatihan hanya selesai di ruang seminar, tanpa ada keberlanjutan. Menurutnya, keberhasilan UMKM bukan diukur dari banyaknya pelatihan, tapi dari berapa banyak yang berhasil naik kelas dan meningkatkan ekonomi keluarga.

“Harus dipilah mana pelatihan yang berdampak dan mana yang hanya rutinitas tahunan,” katanya.

Sakirman juga mendorong pemanfaatan bahan baku lokal untuk menciptakan produk unggulan khas Berau. Ia meminta pemerintah menyediakan outlet UMKM resmi, yang dikelola baik dan dapat menjadi tempat menitipkan produk para pelaku usaha.

“Jangan sampai pelaku UMKM bingung harus titip produk ke mana. Harus ada outlet resmi, bisa di bawah Dekranasda atau Diskoperindag,” bebernya.

Menariknya, ia mengusulkan kebijakan agar setiap tamu daerah yang datang, termasuk peserta perjalanan dinas (SPPD), wajib mengunjungi outlet UMKM lokal sebagai bentuk nyata dukungan terhadap ekonomi rakyat.

“Itu langkah sederhana tapi berdampak. UMKM kita butuh dukungan nyata, bukan sekadar slogan,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong strategi branding digital dan penjualan online, serta pembinaan harga jual agar produk lokal Berau bisa kompetitif di pasar regional maupun nasional.

“Saya berharap semua lembaga benar-benar kawal UMKM, terutama yang sudah punya produk dan pernah ikut pelatihan. Jangan dibiarkan mandek di tengah jalan,” pungkasnya.
(adv/dprd25/si)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.