Gamalis Tekankan Inovasi ASN, Luncurkan Sistem Pembelajaran Terintegrasi di Berau

oleh -930 views
Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Dasar (LATSAR) Angkatan I dan II Tahun 2025, sekaligus melaunching Sistem Pembelajaran Terintegrasi ASN Kabupaten Berau (Berau Corporate University) di Hotel Mercure, Jumat (10/10/2025). foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan pentingnya inovasi dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi tantangan zaman. Hal itu disampaikannya saat melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Dasar (LATSAR) Angkatan I dan II Tahun 2025, sekaligus meluncurkan Sistem Pembelajaran Terintegrasi ASN Kabupaten Berau (Berau Corporate University) di Hotel Mercure, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Berau, Plt Kepala Pusjar SKPP LAN RI, Kepala BKPSDM Berau, Asisten Administrasi Umum, serta sejumlah kepala OPD.

Gamalis menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Ia menilai, melalui program PKP dan LATSAR, ASN tidak hanya dibekali keterampilan manajerial, tetapi juga dorongan untuk berinovasi dan menghadirkan perubahan nyata di lingkungan kerja.

“Kami berharap aksi perubahan yang dilahirkan peserta PKP dapat benar-benar diterapkan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Begitu pula dengan peserta LATSAR, jadikan ini sebagai gerbang awal menuju ASN yang berintegritas, profesional, dan inovatif,” ujar Gamalis.

Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak boleh berhenti pada tahap laporan semata. Aksi perubahan dan proyek implementasi hasil LATSAR harus terus dikembangkan agar berdampak jangka panjang.

“Pemerintah sudah mendukung penuh. Sekarang tanggung jawab peserta untuk memastikan hasil pelatihannya hidup, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Gamalis juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam sistem birokrasi. Dengan diluncurkannya Berau Corporate University, ia berharap ASN dapat terus belajar, menyesuaikan diri, dan memperkuat kapasitas di tengah perubahan zaman.

“Sistem pembelajaran terintegrasi ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan kompetensi ASN. Dengan cara ini, kita tidak hanya memenuhi tuntutan administrasi, tapi juga menjawab tantangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Gamalis mengingatkan seluruh ASN agar tidak cepat puas dan terus berinovasi di setiap lini kerja.

“ASN adalah pelayan masyarakat. Maka berikan pelayanan terbaik, tingkatkan kepercayaan publik, dan jadikan inovasi sebagai budaya kerja,” pungkasnya.

(ton/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.