Diskominfo Berau Godok Strategi Komunikasi Baru, Dorong Transparansi Era Digital

oleh -858 views
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Warji memberikan cinderamata produk UMKM kepada pemateri Dr Hifni Alifahmi. foto Kominfo Berau.

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Pemerintah Kabupaten Berau tengah mematangkan strategi komunikasi publiknya agar lebih adaptif dan transparan di tengah derasnya arus informasi digital. Hal ini menjadi fokus utama dalam Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi Publik yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Senin (24/11/2025).

Mengambil tema “Penguatan Strategi Komunikasi Publik di Daerah,” workshop yang digelar di Ballroom Hotel Bumi Segah ini menghadirkan dua narasumber kunci: praktisi kehumasan Dr. Hifni Alifahmi dan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Nurul Hidayah Putri, M.Si.

Komunikasi Bukan Sekadar Menginformasikan

Mewakili Bupati Berau, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Warji, menegaskan bahwa fungsi komunikasi pemerintah kini telah berevolusi.

“Komunikasi publik hari ini bukan hanya tentang memberi tahu masyarakat apa yang kita kerjakan, tetapi juga menjelaskan mengapa hal itu penting dan apa manfaatnya bagi mereka,” tegas Warji saat membuka workshop.

Menurutnya, kecepatan informasi di ruang digital menuntut pemerintah daerah untuk lebih strategis dalam mengelola dan menyampaikan data. Informasi harus akurat, berbasis data, dan disampaikan dengan istilah yang mudah dipahami. Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan langsung peran pemerintah.

“Kami ingin komunikasi pemerintah menjadi transparan, terstruktur, dan mudah diterima. Ketika komunikasi berjalan efektif, kepercayaan publik akan tumbuh bersamaan dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” tambahnya.

Integrasi Kebijakan dan Teori Lanjut

Dalam sesi materi, Dr. Hifni Alifahmi memaparkan teori tingkat lanjut mengenai model perencanaan komunikasi, riset berbasis visi, data-driven planning, hingga evaluasi strategi kehumasan. Meski kompleks, ia menyebut teori tersebut dapat disederhanakan dan disesuaikan untuk implementasi di tingkat individual.

Sementara itu, Nurul Hidayah Putri dari Kemenkominfo fokus pada implementasi kebijakan komunikasi publik pemerintah daerah, memastikan strategi yang disusun sejalan dengan kebijakan pusat.

Workshop yang dimoderatori oleh Sekretaris Diskominfo, Ida Rugayah, MAP, ini diharapkan menghasilkan panduan komunikasi publik yang adaptif, yang dapat diterapkan di seluruh Perangkat Daerah hingga tingkat kecamatan dan kampung.

“Saya berharap kegiatan ini akan menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret yang bisa diterapkan langsung oleh OPD untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat,” pungkas Warji.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, acara pembukaan ditandai dengan penyerahan plakat dan oleh-oleh produk UMKM Berau, seperti madu hutan, kopi herbal, terasi, dan kue kering.

(adv/pem25*/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.