Rilis Polres Berau 2025: Laka Lantas Melonjak, Kejahatan Menurun

oleh -1,835 views
KAPOLRES Berau, AKBP Ridho Tri Putranto,Dalam Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Mako Polres Berau pada Rabu (31/12/2025), foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Meskipun mencatat penurunan kasus kejahatan konvensional, Kepolisian Resor (Polres) Berau menyoroti lonjakan tajam pada kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) sepanjang tahun 2025. Jumlah kasus Laka Lantas meningkat drastis dari 33 kasus pada 2024 menjadi 55 kasus di 2025, menyebabkan jumlah korban meninggal dunia meningkat lebih dari dua kali lipat.

Dalam Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Mako Polres Berau pada Rabu (31/12/2025), Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, memaparkan data perbandingan yang menunjukkan dampak serius dari kenaikan Laka Lantas tersebut. Korban meninggal dunia akibat kecelakaan melonjak dari 11 orang menjadi 26 orang, korban luka berat naik dari 21 orang menjadi 46 orang, dan korban luka ringan dari 9 menjadi 15 orang.

Kriminalitas Konvensional Menurun, Narkoba Stagnan
Di sisi lain, AKBP Ridho Tri Putranto merinci bahwa kasus Kejahatan Konvensional menunjukkan tren yang membaik, turun sebanyak 40 kasus, yaitu dari 323 kasus pada tahun 2024 menjadi 283 kasus di tahun 2025. Penurunan signifikan juga terjadi pada Kejahatan terhadap Kekayaan Negara, yang turun dari 25 kasus menjadi 11 kasus. Sementara itu, kasus Narkoba tercatat stagnan dengan sedikit kenaikan, dari 123 kasus pada 2024 menjadi 124 kasus pada 2025.

Terkait penegakan hukum di jalan raya, Kapolres memaparkan bahwa jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2025 mencapai 2.128. Dari total tersebut, penindakan berupa tilang dilakukan sebanyak 928 kali, sementara 1.200 pelanggar diberikan teguran.

AKBP Ridho Tri Putranto juga menyampaikan dukungan Polri terhadap Program Strategis Nasional yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menuju Indonesia Emas 2045.

“Polri mendapatkan tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan ketahanan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pendistribusian beras SPHP melalui gerakan pangan murah,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.