Antisipasi Arus Mudik, DPRD Berau Tekankan Kesiapan Operasional Bandara Kalimarau

oleh -71 views
Dedy Okto Nooryanto

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menaruh perhatian serius terhadap kesiapan operasional Bandar Udara Kalimarau. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi lonjakan penumpang yang kerap terjadi pada masa mudik lebaran.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa peningkatan pengguna transportasi udara merupakan fenomena tahunan yang memerlukan penanganan ekstra. Menurutnya, kesiapan operasional bandara harus berada pada level maksimal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kesiapan operasional bandara harus dipastikan benar-benar berjalan dengan baik. Ini krusial agar pelayanan kepada penumpang tetap optimal di tengah kepadatan jadwal,” ujar Dedy.


Dukungan terhadap Penambahan Jam Operasional

Dedy menilai langkah manajemen Bandara Kalimarau dalam menambah jam operasional penerbangan serta menyediakan posko pelayanan terpadu adalah langkah yang tepat. Namun, ia mengingatkan agar implementasi di lapangan tetap diawasi secara ketat.

“Kami mengapresiasi kesiapan pihak bandara. Namun, pengawasan di lapangan jangan sampai kendor. Pelayanan harus tetap prima meski terjadi lonjakan penumpang,” tambahnya.

Fokus pada Keselamatan dan Layanan Darurat
Selain aspek pelayanan, DPRD Berau juga menekankan penguatan pengawasan pada beberapa titik krusial, antara lain:

1. Penerbangan Tambahan (Extra Flight): Pengaturan jadwal yang presisi agar tidak terjadi penumpukan.

2. Mitigasi Cuaca: Kesiapan personel dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

3. Layanan Darurat: Memastikan seluruh instrumen keamanan dan kesehatan berfungsi dengan baik.

“Semua aspek harus siap, mulai dari jadwal tambahan, antisipasi cuaca buruk, hingga kesiapan layanan darurat di area bandara,” tegas Dedy.

Sinergi Antarinstansi
Menutup keterangannya, Ketua DPRD Berau mengingatkan pentingnya koordinasi yang solid antara pihak pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan aparat keamanan. Sinergi ini dianggap kunci utama agar mobilisasi penumpang berjalan tertib tanpa hambatan berarti.

DPRD berharap Bandara Kalimarau mampu memberikan performa terbaiknya dengan tetap memprioritaskan keselamatan (safety) sebagai harga mati dalam dunia penerbangan.

(adv/dprd26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.