RSUD Baru Berau Diperingatkan Tak Jadi ‘Pajangan’, Bupati Pastikan Kesiapan Layanan

oleh -72 views
Mematangkan kesiapan RSUD Tanjung Redeb. foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Jalan Sultan Agung kini tengah menjadi sorotan tajam dari kursi legislatif. Meski bangunan fisik berdiri megah, Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, melayangkan peringatan keras agar fasilitas tersebut tidak hanya menjadi “pajangan” tanpa kualitas pelayanan yang mumpuni.

Nurung mewanti-wanti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar tidak terburu-buru meresmikan rumah sakit jika regulasi, khususnya kerja sama dengan BPJS Kesehatan, belum tuntas 100 persen.

Sorotan Tajam Pelayanan BPJS dan Kapasitas Gedung

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung Senin (27/4/2026), Nurung menekankan bahwa masalah klasik penolakan pasien atau birokrasi BPJS yang berbelit jangan sampai terulang di gedung baru ini.

“Masalah BPJS ini sangat sensitif. Kami di DPRD sering menerima aduan warga yang merasa tidak dilayani dengan baik. Jangan sampai gedung megah ini justru memicu kekecewaan karena pelayanan yang setengah hati,” tegas Nurung.

Selain masalah regulasi, ia juga mengkritik kapasitas daya tampung yang dianggap belum sebanding dengan kemegahan gedung. Masyarakat, menurutnya, mulai membandingkan jumlah tempat tidur yang tersedia dengan RSUD dr. Abdul Rivai. “Jangan sampai anggaran besar ini jadi celah masyarakat untuk merundung kita karena fasilitas di dalamnya ternyata lebih sedikit,” tambahnya.


Bupati Tinjau RSUD Tanjung Redeb, Operasional Dilakukan Bertahap

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas melakukan kunjungan mendadak ke lokasi RSUD baru pada Senin pagi (27/4/2026). Langkah ini diambil untuk mematangkan persiapan sebelum operasional resmi dimulai.

Bupati menegaskan bahwa pemindahan fasilitas medis berskala besar memang membutuhkan waktu dan tidak bisa langsung sempurna. Untuk tahap awal, pemerintah akan memprioritaskan layanan rawat jalan.

“Kita konsentrasi untuk pelayanan rawat jalan dulu. Saya ingin memastikan ruang poli, sistem pendingin (AC), hingga ruang tunggu benar-benar nyaman untuk pasien,” ujar Sri Juniarsih di sela-sela peninjauannya.

Kejar Target Kelengkapan Medis

Menjawab kritik soal alat medis dan kapasitas, Bupati mengungkapkan bahwa sejumlah perlengkapan poli saat ini sedang dalam perjalanan menuju Berau melalui jalur laut. Sementara untuk tenaga medis, pemerintah akan melakukan sistem distribusi SDM dari fasilitas kesehatan yang sudah ada.

“Rumah sakit ini adalah kebanggaan kita bersama. Walaupun ada sedikit keterlambatan, kami berkomitmen memaksimalkannya secara bertahap agar bisa meng-cover kebutuhan kesehatan masyarakat yang selama ini tidak tertampung sepenuhnya di rumah sakit lama,” pungkasnya.

Dengan adanya tinjauan langsung dari kepala daerah ini, masyarakat kini menanti pembuktian apakah sinergi antara kesiapan fisik dan regulasi BPJS dapat berjalan mulus saat pintu RSUD baru ini resmi dibuka untuk umum.

(adv/dprd26/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.