Sinyal Makin “Gacor”, Pemkab Berau Dongkrak Kecepatan Internet di Derawan dan Maratua

oleh -31 views
Didi Rahmadi

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau terus tancap gas memperkuat infrastruktur telekomunikasi, terutama di destinasi wisata unggulan. Langkah ini diambil demi memastikan wisatawan dan warga lokal tetap terkoneksi dengan lancar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja meningkatkan kapasitas bandwidth di Pulau Derawan secara signifikan. Dari yang semula 750 Mbps, kini telah mencapai 1.200 Mbps.


Jaringan Lebih Tangguh dengan Jalur Cadangan

Tak hanya soal kecepatan, keandalan jaringan juga menjadi prioritas. Diskominfo telah memperkuat sistem dengan jalur backup (cadangan) baru yang diambil dari Biatan.

“Sekarang sudah ada backup dari Biatan sebesar 400 MB. Jadi, insyaallah jika terjadi kendala teknis di Tanjung Batu, jaringan di Derawan akan tetap eksis dan tidak terputus,” jelas Didi.


Maratua Jadi Target Selanjutnya

Didi menambahkan, dalam waktu dekat Diskominfo bersama Telkom Tarakan berencana melakukan pemetaan lapangan di Pulau Maratua. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan digitalisasi di wilayah wisata untuk mengidentifikasi titik-titik yang masih mengalami blank spot atau kekurangan bandwidth.

“Setelah itu, kami juga akan menyasar kecamatan lain yang selama ini mengalami kendala serupa. Tentu saja melalui kerja sama dengan Telkom dan Telkomsel,” imbuhnya.

kolaborasi ini, Didi berharap pemerataan infrastruktur digital dapat segera terwujud, termasuk penambahan Base Transceiver Station (BTS) di berbagai lokasi strategis.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pengadaan infrastruktur di daerah terpencil atau pedalaman masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait ketersediaan pasokan listrik yang belum memadai.

Mengenai solusi alternatif seperti penggunaan Starlink, Didi melihatnya sebagai potensi, namun tetap memerlukan persiapan matang.

“Penggunaan Starlink dan teknologi serupa memang memungkinkan, tapi tetap butuh infrastruktur pendukung. Tanpa tower atau perangkat pendukung lainnya, pemasangan Starlink juga tidak akan maksimal,” tutup Didi.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.