Jelang Iduladha, Berau Gelar Gerakan Pangan Murah

oleh -98 views
Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, Sabtu (9/5/2026). foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, Sabtu (9/5/2026). Agenda yang menjadi bagian dari Kalimantan Halal Festival 2026 ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menyambut Hari Raya Iduladha.

Sejak pukul 08.00 WITA, masyarakat tampak memadati area stan untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga miring. Antusiasme warga terlihat tinggi saat menyambangi berbagai lapak produk kebutuhan dasar dan produk UMKM binaan dari berbagai instansi lintas sektoral.

Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Berau, Dewi Rosita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia yang dilaksanakan serentak di tujuh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

“Ini adalah langkah konkret untuk memitigasi lonjakan inflasi. Kami berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap berada dalam jangkauan daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan,” ungkap Dewi.

Operasi pasar ini melibatkan sinergi berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Pangan, Dinas Perikanan, hingga Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan. Tak hanya itu, Bulog turut memberikan dukungan penuh dengan menyediakan stok pangan berkualitas dengan harga di bawah standar pasar retail.

Selain kebutuhan pokok, sektor perikanan juga menjadi sorotan. Koordinator TPID Sektor Perikanan, Budiono, memaparkan bahwa pihaknya menggandeng Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk menyuplai stok ikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga ikan layang dan tongkol yang sempat terdampak faktor cuaca dan siklus pasang surut.

“Melalui keterlibatan langsung kelompok nelayan dan pembudidaya, kami memotong rantai distribusi agar masyarakat mendapatkan harga yang lebih segar dan ekonomis,” jelas Budiono.

Di tempat terpisah, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, program GPM ini merupakan instrumen perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Pemerintah menjamin akses pangan terjangkau bagi 12 ribu kepala keluarga di Berau. Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan stok tersedia secara merata agar inflasi tetap terkendali dan kesejahteraan warga terjaga,” tegas Bupati.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi praktis bagi warga dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus terbebani oleh fluktuasi harga pasar.

(adv/pem26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.