Ringankan Beban Warga, Pasar Ikan Murah di Berau Bakal Digelar Rutin Sebulan Sekali

oleh -104 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di pasar murah. foto dok

SAMBALIUNG, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan berencana mengagendakan kegiatan Gerakan Pasar Ikan Murah secara rutin setiap bulan. Langkah ini diambil setelah melihat tingginya asas manfaat serta besarnya animo masyarakat yang membutuhkan pemenuhan gizi terjangkau di tengah situasi ekonomi saat ini.

Rencana tersebut mencuat di sela-sela gelaran Pasar Ikan Murah yang berlangsung di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung, Sabtu (16/5/2026) pagi. Acara yang dibuka resmi oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas ini, digelar dalam rangka memperingati Hari Nelayan Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Berau.

Kepala UPT TPI Sambaliung, Fredrik Sibulo, menjelaskan bahwa program ini terbukti menjadi oase bagi masyarakat menengah ke bawah. Guna menjaga keberlanjutan program yang sangat dinanti warga ini, pihaknya berkomitmen untuk merangkul seluruh pengusaha perikanan lokal.

“Melihat manfaatnya yang sangat besar bagi masyarakat, acara seperti ini rencananya akan kita gelar setiap bulan. Kami akan menggandeng semua pengusaha ikan untuk berpartisipasi menyukseskan program yang mampu meringankan beban belanja warga disaat kondisi ekonomi seperti sekarang,” ujar Fredrik kepada pers.

Dalam pasar murah tersebut, berbagai komoditas segar dijajakan dengan harga yang sangat miring, berkisar antara Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram. Jenis yang disediakan pun sangat beragam, mulai dari ikan kembung, kakap, layur, layang, tenggiri, lele, patin, udang, hingga ikan nila.

Tingginya ketergantungan dan kebutuhan warga akan komoditas ini terlihat dari ludesnya seluruh stok ikan sebanyak 6,4 ton hanya dalam waktu kurun waktu sekitar dua jam setelah dibuka.

Menurut Fredrik, fenomena ini tidak hanya menunjukkan daya beli yang terbantu, tetapi juga menjadi indikator bahwa tingkat konsumsi ikan masyarakat di Berau—khususnya wilayah Sambaliung dan sekitarnya—tergolong sangat tinggi.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa gerakan ini merupakan strategi taktis Pemkab Berau dalam melakukan intervensi pasar guna menekan laju inflasi daerah. Melalui sinergi bersama para mitra sektor perikanan, pemerintah berharap stabilitas harga pangan hewani tetap terjaga.

“Harapan kami, program gagasan Pemkab Berau melalui Dinas Perikanan ini bisa berjalan lancar setiap bulannya. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan akan terus merasa terbantu secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.