Ruang Kerja Terbatas, Disdamkarmat Berau Pastikan Layanan Tetap Optimal

oleh -4,413 views
Disdamkar pastikan kinerja tetap optimal.

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pascapemisahan kelembagaan antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, sejumlah keterbatasan fasilitas kerja mulai dirasakan jajaran Disdamkarmat. Salah satunya terkait pembagian ruang kantor yang hingga kini dinilai belum sepenuhnya ideal.

Kondisi tersebut membuat beberapa bidang kerja terpaksa menempati ruang sementara agar pelayanan administrasi maupun respons kedaruratan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan publik. Menurutnya, soliditas internal dan kelancaran komunikasi antarpersonel jauh lebih penting dalam situasi transisi kelembagaan saat ini.

“Sebenarnya sudah disiapkan ruangan kepala dinas di lantai atas dan cukup ideal. Tapi intensitas komunikasi saya dengan teman-teman sangat tinggi. Daripada bolak-balik naik turun, lebih baik saya berkantor bersama mereka di bawah,” ujarnya, Jumat (29/5).

Alih-alih menempati ruang kerja pribadi yang lebih nyaman, Rakhmadi memilih bergabung di ruang sekretariat yang juga difungsikan sebagai ruang siap siaga personel. Keputusan itu diambil demi menjaga koordinasi tetap cepat dan efektif, terutama dalam mendukung respons lapangan yang membutuhkan komunikasi intensif setiap saat.

Ia mengakui kondisi ruang kerja saat ini belum sepenuhnya nyaman, terutama pada siang hari ketika suhu ruangan meningkat. Namun, menurutnya, kebersamaan dan kekompakan personel menjadi prioritas utama dalam menjaga performa pelayanan kepada masyarakat.

“Saya menikmati saja bekerja di sini. Memang kalau siang agak panas, tapi ini soal kebersamaan. Tidak enak rasanya kalau anggota kepanasan sementara saya sendiri berada di ruangan ber-AC,” katanya.

Rakhmadi menambahkan, saat ini Disdamkarmat Berau masih menunggu keputusan Pemerintah Kabupaten Berau terkait pembagian ruang kerja yang lebih representatif bagi masing-masing bidang pascapemisahan organisasi dengan BPBD.

Ia menegaskan, persoalan utama bukan terletak pada kebutuhan pembangunan gedung baru, melainkan penataan dan optimalisasi ruangan yang sudah tersedia agar seluruh bidang dapat bekerja lebih maksimal.

“Pembagian ruang masih berproses dan kami menunggu keputusan Sekda. Yang terpenting saat ini koordinasi dan pelayanan tetap berjalan baik,” pungkasnya. (ton/esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.