Sempat Tertunda, Pembangunan Gedung Arsip Berau Dipastikan Berlanjut Tahun Ini

oleh -22 views
Kepala Dispusip Berau, Rabiatul Islamiah

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Angin segar berembus bagi peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Berau. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau memastikan kelanjutan pembangunan gedung arsip daerah akan kembali berjalan pada tahun anggaran ini, setelah sebelumnya sempat tertunda.

Kepastian ini diperoleh usai proyek tersebut melewati proses peninjauan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau.

Kepala Dispusip Berau, Rabiatul Islamiah, menjelaskan bahwa bangunan yang saat ini baru berupa struktur tiang-tiang beton tersebut akan rampung secara bertahap. Untuk langkah awal, fokus pengerjaan akan diarahkan pada penyelesaian satu lantai terlebih dahulu agar bisa segera difungsika

Mengenai pendanaan, Rabiatul menyebutkan bahwa seluruh anggaran pengerjaan fisik sepenuhnya diakomodasi oleh Dinas PU.

“Untuk fisik memang kami harapkan semuanya dari PU, termasuk fasilitasnya. Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap. Kami berharap kondisi keuangan daerah ke depan terus membaik, sehingga fasilitas pelayanan kepada masyarakat bisa kita tingkatkan,” ujar Rabiatul.


Sejalan dengan Visi Peningkatan SDM

Rabiatul menilai percepatan pembangunan gedung ini sangat krusial. Menurutnya, ambisi daerah untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan cerdas harus diimbangi dengan penyediaan sarana serta prasarana yang representatif.

“Buku adalah jendela dunia. Sangat disayangkan jika sarana dan prasarananya tidak kita siapkan. Oleh karena itu, kami mengupayakan pembangunan ini meskipun harus bertahap,” tambahnya.

Melalui kelanjutan proyek ini, Dispusip Berau berharap gedung arsip beserta fasilitas penunjangnya dapat segera beroperasi optimal demi memberikan pelayanan terbaik bagi tata kelola dokumen daerah dan masyarakat.

Di sisi lain, Rabiatul juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak masyarakat agar lebih aktif mengunjungi dan memanfaatkan fasilitas literasi yang sudah ada saat ini, seperti perpustakaan daerah.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.