Selaraskan Program Kerja Kecamatan, FBS Sosialisasikan 9 Tatanan KKS di Pulau Derawan

oleh -13 views
Sosialisasi Forum Berau Sehat. foto Helda Mildiana

PULAU DERAWAN, DIMENSINEWS – Guna mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Forum Berau Sehat (FBS) Kabupaten Berau kembali memperkuat pemahaman dan mendorong aksi nyata masyarakat melalui sosialisasi 9 Tatanan KKS.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Forum Berau Sehat, Sultan, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pulau Derawan, Kampung Tanjung Batu Kecamatan Pulau Derawan, pada Sabtu (31/7/2026).

Adapun 9 Tatanan KKS merupakan acuan utama nasional untuk menilai apakah suatu daerah telah memenuhi kriteria bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni.

Acara ini dihadiri oleh Camat Pulau Derawan Ariyanto, Ketua Tim Penggerak PKK, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), jajaran Kepala Kampung, Ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat.

9 Tatanan Kabupaten/Kota Sehat (KKS)

Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri

Permukiman dan Fasilitas Umum (termasuk rumah sehat, sanitasi, air bersih, dan bebas buang air besar sembarangan/ODF)

Satuan Pendidikan

Pasar

Pariwisata

Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan

Perkantoran dan Industri

Perlindungan Sosial

Pencegahan dan Penanganan Bencana

Catatan: Dalam beberapa standar penerapan, tatanan ini juga mencakup aspek Ketahanan Pangan dan Gizi serta Lingkungan Kerja Sehat dengan esensi sasaran yang saling mendukung.

Tujuan dan Penghargaan Swasti Saba

Sultan menjelaskan bahwa tujuan utama KKS adalah membangun sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan wilayah yang layak huni serta produktif.

Jika indikator dari 9 tatanan tersebut berhasil terpenuhi, daerah berkesempatan meraih penghargaan tertinggi dari Pemerintah Pusat berupa Swasti Saba yang dianugerahkan setiap dua tahun sekali:

Padapa: Terpenuhi indikator pokok + 71%−80% indikator tatanan.

Wiwerda: Terpenuhi indikator pokok + 81%−90% indikator tatanan.

Wistara: Terpenuhi indikator pokok + 91%−100% indikator tatanan.

Syarat Tambahan: Daerah calon penerima minimal harus memiliki 80%−100% desa/kelurahan yang sudah terverifikasi ODF (Open Defecation Free) atau bebas buang air besar sembarangan.
Komitmen Berkelanjutan

Di akhir pemaparannya, Sultan menegaskan bahwa program KKS bukanlah sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah komitmen jangka panjang di semua sektor kehidupan.

“Kabupaten/Kota Sehat bukan cuma ajang perlombaan, melainkan komitmen sepanjang waktu yang membutuhkan kolaborasi erat antara OPD, forum, tokoh masyarakat, hingga sektor swasta,” pungkasnya.

(hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.