Gubernur Kaltim Luncurkan HILIR BERAU, Dorong Industri Perikanan Premium Berorientasi Ekspor

oleh -54 views
Hilirisasi Pengalengan Produk Perikanan Premium dalam Mendukung Daya Saing Perikanan Berau) pada Kamis (23/7/2026). foto Diskominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Pemerintah Kabupaten Berau mempertegas komitmennya dalam mentransformasi sektor kelautan dan perikanan melalui peluncuran program inovasi HILIR BERAU (Hilirisasi Pengalengan Produk Perikanan Premium dalam Mendukung Daya Saing Perikanan Berau) pada Kamis (23/7/2026).

Diinisiasi dengan slogan “Mengolah Potensi, Mengangkat Prestasi”, peresmian program ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Acara yang berlangsung di halaman SM Tower Hotel, Tanjung Redeb, tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.

Inovasi strategis ini digagas oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Abdul Majid, sebagai bagian dari proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Lembaga Administrasi Negara (LAN).

HILIR BERAU dirancang untuk menggeser peran Kabupaten Berau yang selama ini didominasi sebagai pemasok bahan baku (raw material) mentah, menjadi pusat industri pengolahan produk perikanan bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor.
Komitmen Lintas Sektor dan Penandatanganan Kerjasama

Prosesi peluncuran ditandai dengan penandatanganan komitmen keberlanjutan oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, dan Wakil Bupati Berau Gamalis, yang dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya implementasi program secara resmi.

Momen mendasar ini turut disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan (stakeholders) di sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi tinggi atas terobosan tersebut. Menurutnya, potensi besar sumber daya kelautan Berau sudah saatnya dikelola secara modern agar memiliki daya saing tinggi di tingkat global.

“HILIR BERAU merupakan inovasi yang sangat baik. Jangan berhenti pada pasar lokal maupun nasional. Saya berharap produk perikanan Berau mampu menembus pasar internasional dan menjadi komoditas unggulan Kalimantan Timur,” ujar Rudy.

Ia menambahkan bahwa program hilirisasi merupakan kunci utama pembangunan ekonomi daerah. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan nilai tambah produk, memperluas penyerapan tenaga kerja, dan memperkuat industri berbasis potensi lokal.

Mengubah Potensi Mentah Menjadi Produk Ekspor
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Pemkab Berau berkomitmen menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir dan pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, menjelaskan latar belakang lahirnya HILIR BERAU. Ia menyebutkan bahwa selama ini sebagian besar hasil tangkapan nelayan langsung dipasarkan dalam bentuk mentah, sehingga keuntungan ekonomi yang didapat belum optimal.

“Melalui HILIR BERAU, kami menargetkan lahirnya industri pengalengan produk perikanan premium berstandar internasional. Hal ini dibarengi dengan peningkatan kualitas sarana produksi serta kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat,” jelas Abdul Majid.

Dengan sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Berau, program HILIR BERAU diharapkan mampu menggerakkan industrialisasi perikanan daerah, menarik investasi baru, memperluas akses pasar ekspor, sekaligus memantapkan posisi Berau sebagai sentra perikanan premium utama di Indonesia.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.