Bujuk Rayu Teman Kakak, Anak 13 Tahun di Berau Jadi Korban Asusila

oleh -251 views
Kanit PPA Polres Berau, Iptu Siswanto

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Nasib malang menimpa seorang remaja perempuan berusia 13 tahun di Kabupaten Berau. Anak di bawah umur tersebut menjadi korban kejahatan seksual oleh pria berinisial O (24), yang merupakan kenalan dari pihak keluarga korban.

Peristiwa kelam ini bermula saat korban diajak berkumpul di sebuah rumah pada Kamis (18/6/2026) malam. Saat itu, tersangka O bersama rekan-rekannya tengah mengonsumsi minuman keras. Sekitar pukul 24.00 WITA, di bawah pengaruh alkohol, tersangka O mulai melancarkan siasatnya dengan membujuk rayu korban untuk keluar bersama.

“Korban tidak ikut minum (minuman keras). Korban dipolakan dengan bujuk rayu oleh pelaku, lalu dibawa pergi,” ujar Kapolres Berau melalui Kanit PPA Polres Berau, Iptu Siswanto, Rabu (24/6/2026).

Tanpa curiga, korban menuruti ajakan pelaku. Bukannya menuju tempat yang dijanjikan, O justru membawa korban ke kawasan Ring Road, tepatnya di Jalan Baru Bandara Lama, lalu melancarkan aksi bejatnya di sebuah warung kosong.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma mendalam. Saat ini, Unit PPA Polres Berau tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan medis serta psikologis.

“Kami berkoordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten untuk menyiapkan psikolog bagi korban serta saksi yang berkaitan dengan kasus ini,” tegas Siswanto.

Kepolisian mencatat angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Berau masih tergolong tinggi. Hingga pertengahan 2026, Polres Berau sudah menangani lebih dari 20 kasus serupa, di luar penanganan di tingkat Polsek.

Atas maraknya kasus ini, Iptu Siswanto mengimbau seluruh masyarakat dan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, termasuk dalam lingkungan pertemanan terdekat.

“Saya meminta masyarakat selalu waspada, bahkan terhadap orang terdekat. Jika anak keluar malam, tolong dikontrol mau ke mana, bertemu siapa, dan di mana. Pengawasan penuh orang tua adalah kunci,” pungkasnya.

(*/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.