Disbun Berau Finalisasi Data Penerima Bantuan 400 Hektar Kelapa Dalam dan Kakao dari Kementan

oleh -16 views
Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, Mansur Tanca.

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Kabupaten Berau kembali mendapat dukungan penguatan sektor perkebunan dari pemerintah pusat. Melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI, alokasi bantuan pengembangan lahan seluas 400 hektar siap dikucurkan untuk dua komoditas unggulan daerah, yakni kelapa dalam dan kakao.

Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, Mansur Tanca, mengungkapkan bahwa masing-masing komoditas memperoleh alokasi bantuan seluas 200 hektar. Saat ini, pihak Disbun tengah merampungkan tahap verifikasi data petani serta pemetaan lahan calon penerima di lapangan.

“Untuk kelapa dalam alokasinya 200 hektar, dan kakao juga 200 hektar dari Kementerian Pertanian. Saat ini kami sedang menyelesaikan tahap finalisasi data petani serta lahannya untuk diajukan ke kementerian. Insyaallah tahun ini bisa terealisasi,” ujar Mansur saat dikonfirmasi.


Menunggu Proses Pengadaan Pusat

Mengenai jadwal pendistribusian bibit kepada kelompok tani penerima, Mansur menjelaskan bahwa penyaluran belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut dikarenakan proses pengadaan barang masih berjalan di tingkat pusat.

“Penyaluran belum dilakukan karena saat ini masih dalam proses lelang di kementerian. Pihak daerah nantinya bertugas menerima dan mendistribusikan alokasi bibit tersebut kepada para kelompok tani,” jelasnya.

Pemetaan Wilayah Potensial
Terkait sebaran wilayah penerima, Mansur menerangkan bahwa alokasi bantuan diprioritaskan pada wilayah yang memiliki karakteristik kawasan sesuai dengan kebutuhan tumbuh tanaman:

Komoditas Kakao: Dipusatkan secara dominan di wilayah Kecamatan Gunung Tabur.

Komoditas Kelapa Dalam: Diprioritaskan untuk wilayah pesisir, khususnya Kecamatan Talisayan dan Kecamatan Biduk-Biduk.

Melalui bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap produktivitas komoditas perkebunan lokal dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para petani secara berkelanjutan.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.