BPBD Berau Imbau Waspada El Nino dan Ancaman Karhutla

oleh -90 views
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman fenomena El Nino.

Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, menjelaskan bahwa fenomena ini memicu peningkatan suhu ekstrem dan kemarau panjang. Kondisi tersebut berpotensi memicu kekeringan, krisis air bersih, gagal panen, hingga lonjakan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“BPBD menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi dampak buruk dari fenomena alam ini,” ujar Masyhadi.

Masyhadi meminta warga mengambil langkah pencegahan secara mandiri, seperti tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghemat penggunaan air bersih, serta aktif menjaga lingkungan sekitar.

“Dilarang keras melakukan pembakaran untuk pembukaan lahan pertanian, perkebunan, maupun pembersihan pekarangan. Metode pembakaran berisiko tinggi memicu kebakaran besar yang tidak terkendali dan memiliki sanksi hukum yang tegas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di area semak kering maupun pinggir jalan, serta menghindari pembakaran sampah di ruang terbuka. Sampah yang dibakar di dekat vegetasi kering sangat mudah tertiup angin dan meluaskan kobaran api.

Selain ancaman kebakaran, Masyhadi mengimbau masyarakat untuk bijak mengonsumsi air bersih harian demi mengantisipasi kelangkaan akibat kekeringan.

“Penampungan air hujan atau penyiapan cadangan air sangat disarankan sebelum puncak kemarau tiba,” tuturnya.

Masyhadi menegaskan, jika masyarakat menemukan titik api, asap mencurigakan, atau aktivitas pembakaran lahan ilegal, hendaknya segera melapor kepada RT/RW, pemerintah kampung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau petugas pemadam kebakaran dan BPBD setempat.

“Satu percikan api dapat memusnahkan ribuan hektare kehidupan. Kita perlu bersama-sama menjaga lingkungan demi keselamatan, kesehatan, dan kelangsungan hidup bersama,” pungkasnya.

Berdasarkan laporan BMKG periode 6–7 Agustus 2026, Kabupaten Berau berada di posisi kelima daerah terpanas di Indonesia dengan suhu mencapai 35,8°C. Posisi pertama ditempati Medan (37,2°C), Deli Serdang (37,2°C), Banjarbaru (36,0°C), serta Stasiun Meteorologi Kalimarau Berau yang sejajar dengan kawasan Sumatera Utara di angka 35,8°C.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.