Tabrak Turap Tepian Tanjung Redeb, PT SPIL Tanggung Jawab: Bupati Targetkan Penataan Tuntas 15 Hari

oleh -17 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Bupati Berau menyampaikan apresiasinya kepada manajemen PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) atas komitmen dan tanggung jawab mereka dalam merapikan kawasan dermaga serta memperbaiki fasilitas umum di Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb.

Sebelumnya, pada Minggu (2/8/2026), kapal kargo milik PT SPIL menabrak dan menyerempet turap di kawasan tersebut. Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada struktur pagar, papan, hingga instalasi lampu tepian.

Maksimalkan CSR untuk Perluas Penataan Kawasan
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa momentum perbaikan ini harus dimaksimalkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mempercantik area yang menjadi ikon wisata kebanggaan masyarakat Tanjung Redeb.

“Saya menyampaikan terima kasih karena SPIL mau bertanggung jawab untuk merapikan. Jadi sekaligus saya minta penataan dilakukan mulai dari ujung pelabuhan ketinting yang memang sudah rusak,” ujar Sri Juniarsih.

Bersihkan Sampah dan Tutup Akses Bawah Dermaga
Selain perbaikan struktur fisik dermaga yang rusak, Bupati memberikan perhatian khusus pada masalah kebersihan. Ia menyoroti tumpukan sampah yang selama ini mengendap di bawah bangunan dermaga ketinting—lokasi warga biasa menunggu transportasi air.

Ia menginstruksikan agar area bawah dermaga tersebut ditutup rapat dan dibersihkan secara menyeluruh.

“Sampah-sampah yang ada di bawah bangunan dermaga ketinting tempat orang menunggu itu saya minta untuk ditutup dan dirapikan, jadi akses keluar masuk sampah sudah tidak ada lagi,” tegasnya.


Target Kilat: 15 Hari Selesai

Pemerintah Daerah memberi tenggat waktu yang terbilang singkat untuk penyelesaian proyek perbaikan dan penataan ini, yaitu 15 hari. Bupati berharap pengerjaan berjalan cepat dan maksimal agar keindahan kawasan tepi sungai segera pulih.

“Walaupun kerusakan terjadi di titik tertentu, kesempatan ini kita gunakan untuk bekerja sama memaksimalkan CSR demi memperbaiki kawasan tepian yang merupakan ikon wisata di Tanjung Redeb,” pungkas Bupati.

Melalui sinergi ini, kawasan Tepian Tanjung Redeb diharapkan tak hanya kembali berfungsi normal sebagai sarana publik, tetapi juga menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.