Pariwisata Tanggung Jawab Bersama, Bukan Hanya Satu OPD

oleh -79 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Kabupaten Berau Tahun 2026 di Ruang Rapat RPJPD Bapperida, Tanjung Redeb, Rabu (12/8/2026). foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dan kerja nyata seluruh pihak dalam mengelola potensi pariwisata daerah. Sektor ini disiapkan menjadi pilar ekonomi utama masa depan Kabupaten Berau.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Kabupaten Berau Tahun 2026 di Ruang Rapat RPJPD Bapperida, Tanjung Redeb, Rabu (12/8/2026).

Sri Juniarsih menyatakan bahwa penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat harus disikapi secara positif. Kebijakan efisiensi ini menjadi momentum kritis bagi Berau untuk melepaskan ketergantungan pada sektor pertambangan dan beralih mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Pendapatan Asli Kampung berbasis pariwisata.

“Kebijakan efisiensi dari pusat memaksa kita lebih kreatif. Selama ini kita terbiasa dengan hasil pertambangan. Penyesuaian DBH ini justru momentum pemicu agar kita bersungguh-sungguh mengolah potensi luar biasa yang dimiliki Berau,” tegas Bupati.

Menurutnya, Berau patut mencontoh keberhasilan Bali dan DI Yogyakarta yang sukses bertransformasi menjadi pusat ekonomi kreatif dunia berkat fokus dan konsistensi pengembangan pariwisata.

Ia menekankan bahwa penguatan sektor kepariwisataan tidak dapat dibebankan pada satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif lintas kementerian dan lembaga daerah.

“Pengembangan pariwisata adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu OPD. Berau memiliki kekayaan alam berlimpah yang tersebar di 13 kecamatan, 100 kampung, dan 10 kelurahan,” terangnya.

Sebagai langkah pendukung, Pemkab Berau menjalin kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi untuk pendampingan ilmiah dan simulasi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya alam.

Bupati memberikan perhatian khusus pada sejumlah destinasi unggulan daerah, seperti Pulau Derawan (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional), Pulau Maratua dengan fenomena Tornado Barracuda, Pulau Kakaban yang terkenal dengan ubur-ubur tidak menyengat, serta Labuan Cermin dan Kawasan Karst Merabu.

Di akhir sambutannya, Sri Juniarsih mengajak seluruh pemangku kepentingan bekerja lebih terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi tumpuan baru perekonomian Berau yang ramah lingkungan dan menyejahterakan warga hingga tingkat kampung.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.