DPMPTSP Berau Pacu Percepatan Investasi Gas PT NES di Gunung Tabur

oleh -19 views
Kepala DPMPTSP Kabupaten Berau, Nanang Bakran,

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berupaya mempercepat realisasi investasi baru di daerah. Salah satu proyek strategis yang tengah berjalan adalah rencana operasional penanaman modal sektor gas oleh PT National Energy Solutions (NES) di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Berau, Nanang Bakran, mengungkapkan bahwa pihak perusahaan saat ini tengah aktif melengkapi berbagai tahapan administrasi agar target operasional pada tahun 2026 dapat tercapai.

“Investasi baru ini bergerak di sektor gas bersama PT NES. Saat ini mereka sedang mengurus kelengkapan administrasi. Targetnya, tahun ini sudah bisa mulai beroperasi di daerah Birang. Hal ini terus kita fasilitasi agar target investasi daerah tahun ini bisa terkejar,” ujar Nanang.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Berau berkomitmen membangun komunikasi dan koordinasi secara intensif guna mempermudah proses penanaman modal. Menurutnya, kemudahan layanan administrasi dan perizinan merupakan kunci utama dalam menarik investor serta memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Prinsipnya kita berikan kemudahan dan yang terbaik untuk daerah. Perusahaan harus aktif berkomunikasi dengan pemerintah daerah, dan kami pastikan seluruh prosesnya berjalan cepat,” tegasnya.


Solusi Tenaga Kerja dan Pemulihan Ekonomi

Selain mengejar target nilai investasi daerah, Nanang berharap kehadiran PT NES dapat menjadi angin segar bagi penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau, khususnya bagi pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Harapan kita tentu proyek ini bisa cepat terealisasi agar tenaga kerja lokal terserap, termasuk mereka yang sebelumnya terkena PHK. Di sektor penanaman modal, fokus utama kami adalah mencari solusi untuk pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Mengenai skema penanaman modal, Nanang menjelaskan bahwa proyek ini melibatkan kolaborasi antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

“Skema nilai investasi ini berskala nasional, tidak hanya lingkup daerah. Namun yang terpenting, prioritas penyerapan tenaga kerja lokal tetap menjadi perhatian utama agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Berau,” pungkasnya.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.