Stok Beras Berau Aman Hingga 8 Bulan, Bulog Bersiap Hadapi Dampak Kemarau dan Karhutla

oleh -87 views

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Di tengah ancaman kemarau panjang dan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Perum Bulog Cabang Berau memastikan ketersediaan beras di Kabupaten Berau berada dalam kondisi aman hingga delapan bulan ke depan.

Kepala Bulog Cabang Berau, Denny Hart Indriantoro, mengungkapkan bahwa ketahanan stok pasokan beras di Bumi Batiwakkal saat ini ditopang oleh Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 300 ton. Selain itu, Bulog tengah menyalurkan bantuan pangan sebesar 480 ton yang realisasinya sudah mencapai 60 persen kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Untuk memperkuat cadangan daerah, Bulog juga sedang menunggu pengiriman tambahan pasokan beras dari Sulawesi Selatan.

“Kami menunggu kedatangan pasokan 500 ton dari Parepare yang diperkirakan tiba 8 September, serta tambahan 500 ton lagi dari Sidrap dalam dua bulan mendatang. Total akumulasi stok kita akan mencapai sekitar 1.300 ton, cukup untuk mengamankan kebutuhan warga hingga delapan bulan ke depan,” ujar Denny.

Langkah Strategis Bulog Berau Menjaga Stabilitas Pangan:

Operasi Pasar & SPHP: Menjaga kestabilan harga beras melalui operasi pasar aktif berkolaborasi dengan Dinas Pangan, Dinas Perdagangan, Polres Berau, serta Kodim 0902/Berau.

Pengawasan Satgas Pangan: Berkoordinasi secara berkala per dua minggu untuk mengawasi rantai distribusi dan mencegah aksi penimbunan beras.

Jaminan Kualitas Beras: Menerapkan SOP ketat pemeriksaan kadar air, broken (beras patah), dan menir agar kualitas beras di gudang tetap terjaga dan tidak cepat kuning atau berbau di cuaca ekstrem.

Perluasan Gudang: Bekerja sama dengan pihak swasta di Kecamatan Talisayan (Teluk Bayur) untuk memperluas kapasitas tampung logistik.

Menanggapi risiko gagal panen petani lokal akibat kemarau, Denny menegaskan pihak Bulog bersiaga mendukung langkah Pemkab Berau maupun BPBD apabila diperlukan intervensi darurat, termasuk penyaluran bantuan pangan lanjutan bersama Dinas Sosial.

“Secara keseluruhan pasokan pangan kita aman terkendali. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena stok logistik dipastikan mencukupi hingga musim panen berikutnya,” pungkasnya.

(adv/kom26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.