Dinas Pangan Berau Maksimalkan Gerakan Pangan Murah

oleh -106 views
Gerakan pangan murah, di halaman kantor Dinas Pangan Kabupaten Berau. foto dok

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Dinas Pangan Kabupaten Berau terus mengoptimalkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat. Di tengah tantangan efisiensi anggaran, komitmen untuk menjaga daya beli warga tetap menjadi prioritas utama.

Plt. Kepala Dinas Pangan Berau, Tenteram Rahayu, menjelaskan bahwa GPM merupakan agenda rutin yang mengandalkan kolaborasi lintas sektor bersama Perum Bulog, distributor swasta, hingga peternak lokal. Komoditas yang disalurkan difokuskan pada bahan pokok pemicu inflasi, seperti beras, minyak goreng, gula, daging, hingga telur ayam.

Tenteram mengungkapkan, melalui GPM, masyarakat di wilayah pelosok dapat menikmati harga bahan pokok yang sama terjangkau dengan wilayah perkotaan berkat adanya subsidi angkut.

“Pesan utamanya adalah mengurangi ketidakstabilan harga akibat inflasi. Harga komoditas yang dijual bisa murah ke konsumen karena ada subsidi angkut. Jadi biarpun daerahnya jauh, tidak ada tambahan biaya transportasi yang dibebankan kepada warga,” jelasnya.

Meski demikian, pelaksanaan GPM tahun ini mengalami penyesuaian frekuensi dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 74 kali akibat keterbatasan anggaran. Kegiatan kini lebih difokuskan ke area terdekat atau berdasarkan permintaan mendesak dari pemerintah kampung.

Kendati demikian, dengan dukungan anggaran yang memadai, GPM sebelumnya terbukti mampu menjangkau kawasan pesisir hingga pulau terluar seperti Maratua, Batu Putih, dan Balikukup yang rentan terhadap hambatan rantai pasok.

“Kerja di lapangan ini cukup berat. Petugas kami menanggung seluruh risiko operasional pengiriman, mulai dari akses jalan yang rusak hingga proses bongkar muat beras berton-ton. Tapi ini tanggung jawab kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat,” tambahnya.


Perkuat Kolaborasi Hadapi Lonjakan Harga

Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Dinas Pangan merencanakan penguatan sinergi dengan Dinas Perikanan serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Diskoperindag (Diskoperindag) Berau. Langkah ini sejalan dengan arahan pimpinan daerah agar program kerakyatan dapat disandingkan secara terpadu.

Tenteram menyebutkan, ke depan kegiatan pasar murah akan diintegrasikan agar manfaatnya bisa dirasakan secara serentak oleh masyarakat.

“Ibu Bupati menginginkan kegiatan Dinas Pangan, Perikanan, dan Diskoperindag bisa disandingkan. Kalau ada kegiatan ikan murah, harusnya ada juga pangan murah, sekaligus melibatkan UMKM. Kami terus menyesuaikan diri dan mengoptimalkan anggaran yang ada agar GPM tetap berjalan dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.