Pemkab Berau Jemput Program Pusat untuk Bedah Rumah dan Penataan Kawasan

oleh -95 views
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, audiensi dengan Wakil Menteri Perkim RI, Fahri Hamzah, di Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, Mulyadi. foto dok Prokopim Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat terus digelorakan. Dalam sepekan terakhir, jajaran Pemkab Berau secara estafet mendatangi sejumlah kementerian di Jakarta guna menjemput program pusat, salah satunya dengan bertandang langsung ke Kementerian Perumahan dan Permukiman (Perkim) RI, Rabu (23/9/2026) lalu.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, hadir langsung melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perkim RI, Fahri Hamzah, di Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, Mulyadi. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Batiwakkal ini bertujuan untuk memaparkan kondisi riil serta kebutuhan mendesak masyarakat Berau terkait hunian yang layak dan kawasan permukiman yang sehat.

Pemkab Berau terus mendorong sinergi yang kuat bersama pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas hunian sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap rumah yang layak huni, aman, dan representatif.

“Harapan kita tentunya apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Berau,” ujar Bupati Sri Juniarsih.

Gayung bersambut, langkah proaktif Pemkab Berau ini mendapat respon positif dari Wamenperkim Fahri Hamzah. Sebagai bentuk dukungan nyata, Wamenperkim dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja balasan langsung ke Kabupaten Berau.

Fokus pada Bedah Rumah dan Penanganan Kawasan
Sementara itu, Kepala Disperkim Berau, Mulyadi, memaparkan secara rinci bahwa usulan program yang diajukan Pemkab Berau kepada Kementerian Perkim direncanakan untuk direalisasikan melalui dukungan pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Proposal tersebut mencakup dua program utama yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Berau:

Program Bedah Rumah: Diarahkan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang tersebar merata di berbagai kecamatan di Kabupaten Berau.

Penanganan Kawasan: Berdasarkan regulasi yang berlaku, terdapat sejumlah kecamatan yang masuk dalam zona prioritas penanganan kawasan, yaitu: Tanjung Redeb (khususnya wilayah Gunung Panjang), Teluk Bayur, Talisayan (kawasan sekitar jembatan), Sambaliung (wilayah tepian mengarah ke Tanjung Baru).

Mulyadi menjelaskan, penetapan sebuah wilayah sebagai kawasan prioritas penanganan didasarkan pada penilaian ketat terhadap indikator teknis lingkungan, mulai dari kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, akses air minum, drainase, sistem pengelolaan air limbah dan persampahan, hingga proteksi kebakaran serta ruang terbuka hijau.


Peningkatan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU)

Selain bedah rumah dan penanganan kawasan, proposal yang diajukan juga memuat program PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum). Program ini dirancang untuk memperbaiki, meningkatkan, atau membangun kembali infrastruktur dasar di kawasan permukiman agar menjadi lebih layak huni, aman, dan sehat bagi warga.

“Peningkatan PSU untuk wilayah permukiman ini mencakup perbaikan jalan lingkungan, drainase pemukiman, hingga pembangunan rumah ibadah di kawasan permukiman. Namun perlu dicatat, ini bukan untuk pembangunan jalan poros kabupaten,” jelas Mulyadi.

Melalui langkah strategis ini, Pemkab Berau optimis kualitas infrastruktur dasar dan permukiman di seluruh wilayah akan mengalami peningkatan signifikan, demi mewujudkan masyarakat Berau yang semakin sejahtera, mandiri, dan bermartabat.

(adv/pem26*/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.