Akses Pembiayaan Perbankan Kini Semakin Dekat dengan UMKM Berau

oleh -117 views
Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) Seri ke-7. Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara, Bank Indonesia (BI), dan lembaga perbankan ini digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapperida (Bapelitbang) Kabupaten Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, pada Jumat (2/10/2026). foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperluas akses pembiayaan produktif. Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) Seri ke-7.

Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim-Kaltara, Bank Indonesia (BI), dan lembaga perbankan ini digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapperida (Bapelitbang) Kabupaten Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, pada Jumat (2/10/2026).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang hadir mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Dalam sambutannya, Sekda Muhammad Said menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran OJK dan Bank Indonesia atas sinergi berkesinambungan yang terjalin demi memajukan ekonomi kerakyatan di “Bumi Batiwakkal”.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta memperkuat sinergi instansi atau lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Said di hadapan para pelaku usaha dan tamu undangan.


Perluasan Akses Permodalan dan Perlindungan Keuangan

Melalui kegiatan BIMA ETAM Seri ke-7 ini, para pelaku UMKM dipertemukan secara langsung dengan lembaga keuangan resmi. Selain mendapatkan edukasi keuangan guna meminimalisasi risiko terjerat pinjaman online ilegal, para peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas desk pembiayaan dan mini perbankan untuk langsung mengajukan modal usaha secara aman.

Said menegaskan bahwa Pemkab Berau memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat berbasis kearifan lokal. Upaya ini direalisasikan melalui program unggulan yang mencakup fasilitasi pembinaan, pelatihan, hingga penyediaan akses kredit lunak.

Ia menekankan bahwa UMKM memiliki posisi krusial sebagai motor penggerak roda ekonomi masyarakat yang berpotensi besar membuka lapangan kerja baru. Penguatan sektor ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM secara menyeluruh, optimal, dan berkesinambungan.

“Kami meyakini bahwa UMKM merupakan motor penggerak roda ekonomi masyarakat. Untuk itu, sektor UMKM perlu didukung, khususnya pada akses pembiayaan dan literasi keuangannya,” tegasnya.


Instruksi Pendampingan dan Adaptasi Digital

Guna memastikan keberlanjutan program, Sekda Berau secara khusus menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, untuk konsisten melakukan pendampingan dan pembinaan lanjutan kepada para pelaku usaha.

Ia berharap kegiatan BIMA ETAM tidak berhenti sebatas seremonial edukasi dan pertemuan bisnis semata, melainkan mampu mencetak hasil nyata berupa tersalurnya pembiayaan bagi UMKM potensial.

“Kita semua berharap, setelah kegiatan ini, akan ada UMKM terpilih yang memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan, sehingga muncul pelaku-pelaku UMKM potensial guna peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Selain permodalan, Said juga berpesan kepada para pelaku UMKM agar terus meningkatkan kreativitas, menjaga kualitas produk, serta mulai beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai (cashless). Langkah adaptasi digital ini dinilai sangat penting mengingat kedudukan Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata unggulan yang aktif dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Mari kita kobarkan semangat dengan menjadikan pariwisata dan UMKM sebagai kekuatan ekonomi masyarakat Bumi Batiwakkal. Bersama-sama kita tumbuhkan ekosistem berusaha yang sinergis dengan aspek pariwisata, yang memberikan kesejahteraan untuk semua,” pungkasnya.

(adv/pem26*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.