Menembus Pasar Global, Tantangan Baru Kakao Berau Hadapi Lonjakan Permintaan

oleh -587 views
Buah Kakao

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Kualitas biji kakao lokal Berau yang telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) kini makin dilirik dunia. Setelah sukses mengekspor 1,5 ton cocoa nibs ke Swiss, gelombang permintaan baru terus berdatangan, termasuk dari pasar Jepang.

Kendati peluang terbuka lebar, Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, Mansur Tanca, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini justru ada pada keterbatasan volume produksi petani.

“Permintaan dari Jepang sangat terbuka dan komitmen yang masuk mencapai kurang lebih 160 ton cocoa nibs, dengan skema pengiriman rutin minimal lima ton per minggu via kargo udara,” ujar Mansur. “Namun, jumlah tersebut belum bisa sepenuhnya kita penuhi karena keterbatasan kuota produksi. Sebelum melangkah jauh, kita harus memastikan kontinuitas dan ketersediaan stoknya terlebih dahulu.”

Sebagai solusi jangka panjang, Disbun Berau memfokuskan program kerjanya pada perluasan area tanam serta peningkatan produktivitas petani. Tahun ini, Kabupaten Berau mendapat alokasi penambahan lahan seluas 200 hektare dari Kementerian Pertanian (Kementan). Lahan baru ini tersebar di sejumlah wilayah potensial seperti Kecamatan Kelay, Gunung Tabur, dan Sambaliung, dengan rencana tanam perdana dijadwalkan pada November atau Desember mendatang.

Dengan langkah ekspansi dan intensifikasi ini, Disbun Berau optimistis kapasitas produksi daerah dapat terdongkrak secara berkelanjutan, sekaligus mengamankan peluang emas di pasar global.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.