oleh -37 views

Sektor Tambang Merosot, DPRD Berau Pacu Maratua dan Derawan Jadi Mesin Utama PAD

TANJUNG REDEB – Komisi II DPRD Berau mendesak penyatuan langkah lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menggenjot potensi pariwisata di Kepulauan Maratua dan Pulau Derawan. Langkah strategis ini dinilai kian mendesak seiring tren penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor pertambangan yang selama ini menjadi penopang utama pendapatan daerah.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menegaskan bahwa transformasi menuju ekonomi berkelanjutan tidak bisa lagi dikerjakan secara sektoral tanpa koordinasi yang matang.

“Dinas Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi dengan dinas lain, seperti Diskominfo. Contohnya terkait penanganan area blank spot, saat ini kita tinggal menunggu surat keputusan kementerian agar vendor penyedia sinyal bisa masuk ke sana,” tegas Rudi saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (12/10/2026).

Dalam RDP tersebut, Komisi II bersama jajaran OPD memetakan sekaligus mengevaluasi sejumlah kendala mendasar yang kerap dikeluhkan warga maupun wisatawan di kawasan kepulauan, mulai dari ketersediaan pasokan air bersih yang andal, kelancaran logistik rutin, kepastian operasional transportasi laut, hingga penuntasan titik blank spot untuk mendukung kenyamanan komunikasi wisatawan.

Rudi memastikan seluruh instansi teknis telah bergerak menyelesaikan berbagai persoalan tersebut dan kini berada dalam tahap finalisasi penanganan.

Di samping pembenahan fasilitas, Komisi II DPRD Berau juga tengah mengkaji formulasi aturan hukum guna mengoptimalkan retribusi resmi dari sektor pariwisata.

“Kita harus bergeser dari sektor ekstraktif ke pariwisata. Sebelum itu, kita harus pastikan kesiapan daerah. Kita belajar dari daerah lain yang sukses menerbitkan Perda retribusi wisata, sehingga sektor ini bisa memberi kontribusi riil bagi PAD,” tambah Rudi.

Melalui sinergi antar-OPD dan penguatan regulasi, Komisi II optimistis Maratua serta Derawan mampu bertransformasi menjadi tulang punggung baru perekonomian Kabupaten Berau yang ramah lingkungan dan menyejahterakan masyarakat lokal.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.