Berau Expo 2026 Jadi Ajang Strategis Dongkrak Daya Saing dan Pemasaran UMKM Lokal

oleh -32 views
UMKM di Jalan Pemuda pada Berau Expo 2026. foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Memasuki hari kedua pelaksanaannya pada Senin (19/10), gelaran Berau Expo 2026 disesaki oleh ribuan warga yang memadati kawasan stan UMKM di sepanjang Jalan Mangga I dan Jalan Pemuda.

Lebih dari sekadar pusat hiburan dan pameran, ajang ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, mitra pembangunan, dan masyarakat guna membangun peluang kerja sama yang berdampak langsung pada perekonomian daerah.

Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ekonomi melalui Berau Expo 2026—yang mengusung slogan Ekonomi Tumbuh, Budaya Lestari, Berau Sejahtera—harus dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha lokal.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas pada Berau Expo 2026. foto Kominfo Berau

“Penguatan UMKM perlu diarahkan pada terbukanya akses pasar yang lebih luas. Pelaku usaha lokal harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan produknya dan menjangkau pasar yang potensial, termasuk melalui ekosistem ekonomi Berau Expo 2026 ini,” ungkap Sri Juniarsih.

Ia juga berharap kolaborasi lintas sektor dapat membuka peluang kemitraan yang berkelanjutan. Harapannya, produk-produk UMKM daerah semakin kompetitif sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menekankan agar momentum ini tidak berhenti hanya selama pameran berlangsung. Jejaring bisnis, peluang investasi, dan kerja sama yang telah terbangun diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kegiatan ekonomi produktif jangka panjang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya investasi atau aktivitas ekonomi yang meningkat, tetapi harus tercermin dari kesejahteraan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, serta kualitas hidup yang lebih baik.

“Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Berau dan kesejahteraan masyarakat. Kunci dari semua itu adalah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Sri Juniarsih mengingatkan pentingnya memperkuat kemandirian ekonomi melalui optimalisasi potensi daerah dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Daya saing daerah, lanjutnya, harus didukung oleh kualitas produk dan pelayanan agar mampu menembus pasar yang lebih luas, baik regional, nasional, hingga global.

(adv/pem26*/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.