Dishub Berau Lobi Kemenhub demi Keselamatan Pelayaran: Kejar Pengadaan AIS hingga CCTV Dermaga

oleh -9 views
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni,

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Standar keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Kabupaten Berau bersiap naik tingkat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau mengambil langkah proaktif dengan merancang kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna memboyong sejumlah usulan strategis pembenahan sarana dan prasarana transportasi laut.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengungkapkan bahwa salah satu prioritas utama yang bakal disodorkan ke pusat adalah pengadaan Automatic Identification System (AIS). Alat pelacakan otomatis berbasis GPS ini dinilai krusial untuk dipasang pada armada speedboat penumpang yang melayani mobilitas masyarakat.

“Saat ini speedboat kita memang belum terpasang GPS. Nah, itulah yang mau kita usulkan ke pemerintah pusat lewat Kementerian Perhubungan, yaitu pengadaan AIS. Harapan kita, dengan adanya AIS ini pergerakan kapal atau speedboat bisa kita kontrol penuh, khususnya rute Tanjung Redeb menuju Maratua,” jelas Rusnan.

Selain pemasangan AIS, Dishub Berau juga membawa agenda besar lainnya, yakni optimalisasi pemanfaatan Dermaga Sanggam dan Dermaga Maratua yang selama ini belum beroperasi secara maksimal.

Langkah pengamanan di kawasan perairan turut menjadi sorotan tajam. Dishub Berau mengusulkan pengadaan kamera pengawas (CCTV) di seluruh dermaga guna memenuhi standar baku keselamatan dan keamanan pelayaran. Saat ini, fasilitas pemantau tersebut baru terpasang di Dermaga Sanggam, sementara titik vital lain seperti Tanjung Batu dan Biduk-Biduk masih minim perangkat serupa.

Tidak berhenti di situ, usulan pembangunan serta pembenahan infrastruktur dermaga pesisir—seperti di wilayah Balikukup—juga dimasukkan dalam daftar prioritas. Langkah jemput bola ke kementerian ini sengaja ditempuh sebagai strategi cerdas menyiasati efisiensi anggaran daerah dengan memanfaatkan kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meski demikian, pihak Dishub Berau tetap realistis menanggapi dinamika keuangan nasional dan daerah yang tengah mengetatkan anggaran.

“Rencana konsultasi ke kementerian sudah ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat. Tapi tentu kita juga melihat kondisi keuangan baik di pusat maupun daerah yang saat ini sedang mengalami efisiensi. Kita berdoa saja semoga apa yang kita usulkan bisa diakomodir oleh pemerintah pusat,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.