Venny Sartika Sabet Podium Utama Lomba Fotografi Berau Expo 2026

oleh -34 views
Kepala Diskominfo Berau Didi Rahmadi bersama pemenang lomba fotograpy Berau Expo 2026. foto dok Diskominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Deretan lensa kamera dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum sukses merekam denyut perayaan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb. Puncak kreativitas visual tersebut resmi diumumkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau pada malam penutupan Berau Expo 2026, Minggu (25/10/2026).

Berlangsung di panggung hiburan GOR Taruna, Tanjung Redeb, penyerahan penghargaan kepada para jawara foto ini diserahkan langsung oleh Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi.

Mengusung narasi besar “SDM Berdaya, Budaya Terjaga, Ekonomi Lestari, Berau Sejahtera”, ajang ini menjadi wadah bagi talenta-talenta visual lokal untuk menerjemahkan dinamika pembangunan daerah ke dalam bingkai foto yang bercerita.

Berdasarkan kurasi dan penilaian ketat dewan juri, Venny Sartika keluar sebagai yang terbaik di posisi pertama dengan perolehan skor 85,20. Menyusul di tempat kedua, Saidatul Adnin membukukan nilai 82,54, sementara Guris 3 Fishing mengamankan podium ketiga dengan raihan 81,91.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme dan cara pandang kreatif para peserta dalam menerjemahkan tema lomba melalui karya jurnalistik visual.

Bagi Didi, kompetisi fotografi saat ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan medium efektif untuk mendongkrak literasi visual sekaligus cara anak muda menyuarakan potensi daerahnya.

“Karya foto memiliki kekuatan unik untuk menyampaikan cerita, merekam peristiwa, dan memperkenalkan potensi Berau ke cakupan yang lebih luas,” ujar Didi usai menyerahkan piala.

Ia juga berharap ruang-ruang kreatif serupa bisa terus dihadirkan secara berkelanjutan guna memantik lahirnya generasi fotografer berbakat di Bumi Batiwakkal.

Dengan tirai Berau Expo 2026 yang resmi ditutup, deretan karya visual dari para peserta diharapkan tidak sekadar menjadi arsip dokumentasi, melainkan terus merefleksikan semangat kolektif warga Berau untuk bergerak maju tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.