Perumdam Batiwakkal Nyatakan Kesiapan Kelola dan Dukung Penyediaan Air Bersih di Pulau Maratua

oleh -15 views
Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal Kabupaten Berau menyatakan kesiapan penuh untuk mengoperasikan fasilitas penyediaan air bersih di Pulau Maratua. Langkah ini dilakukan guna mendukung pengembangan sektor pariwisata unggulan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di kawasan kepulauan tersebut.

Direktur Utama Perumdam Batiwakkal, Sipul Rahman, menegaskan bahwa kapasitas lembaganya sebagai operator membuat mereka siap mengelola infrastruktur apa pun yang telah dibangun oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait.

“Perumdam Batiwakkal itu kan operator. Jadi apa yang sudah dibangun oleh Pemda, kami siap mengoperasikan, tinggal diperintahkan saja,” ujar Sipul Rahman.

Tantangan Anggaran dan Kebutuhan Pendanaan
Meski menyatakan siap secara operasional, Sipul mengungkapkan bahwa kendala utama yang kerap dihadapi di lapangan adalah ketersediaan anggaran. Berbagai usulan program yang telah disampaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sering kali terbentur persoalan pendanaan.

Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditawar, sehingga aspek pembiayaan harus menjadi prioritas, terutama mengingat status Maratua sebagai kawasan wisata prioritas.

“Jadi kalau anggarannya ada, dibangunkan fasilitasnya, ya InsyaAllah kita jalankan. Ini yang membangun PU, atau kalau memang nanti ada dititipkan ke Perumdam pembangunannya, kita siap juga untuk membangun. Cuma kan kalau belum ada dananya, gak bisa juga kita,” jelasnya.


Gagasan Teknis dan Harapan Dukungan Pusat

Dalam upaya mencari solusi terbaik, Sipul mengaku sempat mendiskusikan berbagai gagasan teknis dengan Ketua DPRD Berau, termasuk opsi pembangunan infrastruktur berskala besar seperti membendung laut.

“Memang mahal kalau kita anggap gak penting, tapi kalau kita anggap ini penting, mau berapapun pasti kita danai, karena ini daerah wisata,” tambahnya.

Mengingat Pulau Maratua memiliki nilai strategis ganda—sebagai destinasi pariwisata internasional sekaligus kawasan terluar wilayah kedaulatan Indonesia—ia sangat mengharapkan adanya kucuran dana dan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“Syukur kalau misalnya kita bisa dapat support dari pusat. Karena pusat ini kan melihat Maratua ini strategis, bukan hanya wisatanya saja, tapi juga daerah terluar. Mudah-mudahan biar triliunan, kalau memang dari pusat bisa bantu, cepat saja itu,” ujarnya.

Langkah Awal Melalui Kajian Teknis
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku saat ini, Perumdam Batiwakkal terus berupaya merumuskan solusi alternatif yang efektif. Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Dinas PUPR untuk segera menyusun kajian teknis komprehensif terkait penyediaan air bersih di Pulau Maratua.

“Sekarang kan kita lagi ada efisiensi di mana-mana. Itulah kita coba upayakan. Kita sudah bicara dengan PU juga, nanti mereka akan bikin kajian dulu untuk di Maratua,” pungkasnya.

(adv/perumda26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.