Komitmen Berantas Premanisme, Polres Berau Buru Pelaku Penikaman di Bedungun

oleh -524 views
Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Kepolisian Resor (Polres) Berau menyatakan komitmen tegas dalam memberantas aksi premanisme di wilayah hukumnya. Saat ini, kepolisian tengah bergerak intensif memburu pelaku penikaman yang meresahkan warga RT 01 Kelurahan Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, beberapa waktu lalu.

Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan serangkaian prosedur hukum, mulai dari penyelamatan korban, Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), hingga olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mendalam.

“Fokus utama kami sejak awal adalah memastikan keselamatan korban dan mengamankan bukti-bukti yang tertinggal di lokasi kejadian. Saat ini, tim Buru Sergap (Buser) telah dikerahkan sepenuhnya untuk mengejar pelaku,” ujar AKBP Ridho kepada awak media.

Bukti Kuat di TKP
Dalam proses olah TKP, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang diduga milik pelaku. Bukti tersebut menjadi petunjuk utama kepolisian dalam mengidentifikasi identitas dan keberadaan tersangka.

“Kami sudah mengantongi bukti-bukti kuat dari TKP, mulai dari senjata tajam jenis badik hingga sandal pelaku yang tertinggal. Tim di lapangan sedang bekerja keras mencocokkan bukti-bukti tersebut,” tambahnya.

Motif Dugaan Pencurian
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, AKBP Ridho mengungkapkan bahwa aksi kekerasan ini diduga kuat berawal dari upaya pencurian yang gagal. Pelaku disinyalir panik saat aksinya dipergoki oleh pemilik rumah.

“Dugaan awal adalah pencurian. Karena pelaku terdesak setelah kepergok oleh korban, ia nekat melakukan penikaman untuk menyelamatkan diri dan melarikan diri dari lokasi,” jelasnya.


Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Guna mempercepat proses penangkapan, Kapolres meminta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau warga yang mengetahui informasi sekecil apa pun terkait keberadaan atau identitas pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.

“Kami sedang menyelidiki kasus ini secara intensif. Kami berkomitmen bahwa tidak ada ruang bagi premanisme di Berau. Namun, kami juga memerlukan dukungan masyarakat untuk bekerja sama menjaga kondusivitas. Ini menjadi konsentrasi utama kami saat ini,” pungkas AKBP Ridho.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.